- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) Tekan Persebaran PMK di Bener

Kamis, 20 Februari 2025 di Desa Pekacangan Kecamatan
Bener Kabupaten Purworejo dilakukan kegiatan KIE (Komunikasi, Informasi, dan
Edukasi) kepada para peternak, pemberian terapi suportif dan obat cacing kepada hewan
ternak dan vaksinasi PMK. Kegiatan ini
dilakukan karena adanya penyakit yang telah muncul di Indonesia seperti
penyakit Lumphy Skin Disease (LSD) dan Peste des Petite Ruminants
(PPR) serta merebaknya kembali Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), maka untuk meningkatkan
status kesehatan hewan ternak ditengah beberapa ancaman dilakukan pencegahan.
Sebanyak 30 ekor sapi dan 4 kambing divaksin PMK.
Harapan dari Bapak Takim salah satu peternak mengatakan "Mohon pemerintah
dapat memberikan sosialisasi yang lebih intensif mengenai vaksin PMK, termasuk
manfaat dan efek sampingnya, agar kami lebih memahami. Program vaksinasi gratis
ini sangat meringankan beban kami, terutama peternak kecil. Semoga program ini juga
terus berjalan"
Meskipun program vaksinasi PMK telah menunjukkan hasil
yang menggembirakan, pemerintah tetap mengimbau para peternak untuk terus
waspada dan menerapkan biosekuriti yang ketat. Langkah-langkah pencegahan
seperti menjaga kebersihan kandang, membatasi lalu lintas hewan, dan melaporkan
kasus PMK kepada pihak berwenang sangat penting untuk mencegah penyebaran virus
lebih lanjut. (Satiti Haning Pangestu, BPP Bener)






