Ketahanan Pangan dimulai dari Halaman Rumah, KWT Lestari Abadi Siap Gebrak Kebun Cabai

By DINPPKP 12 Jun 2025, 15:42:22 WIB Penyuluhan
Ketahanan Pangan dimulai dari Halaman Rumah,  KWT Lestari Abadi Siap Gebrak Kebun Cabai

Ketahanan Pangan dimulai dari Halaman Rumah,

KWT Lestari Abadi Siap Gebrak Kebun Cabai

 

KEMIRI KEREN NEWS –– Suasana pagi di Sekretariat KWT tampak lebih ramai dari biasanya. Puluhan ibu-ibu berkumpul, bukan untuk arisan atau senam pagi, tapi untuk menerima bantuan berupa pupuk cair hayati dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah. Kelompok Wanita Tani (KWT) Lestari Abadi, Desa Gesikan yang sudah lama dikenal sebagai motor penggerak pertanian di tingkat rumah tangga, menjadi penerima bantuan ini.

Pupuk cair hayati ini bukan sembarang pupuk. Dibuat dari bahan alami dan mikroorganisme baik, jenis pupuk ini mampu menyuburkan tanah secara organik, meningkatkan pertumbuhan tanaman, serta menjaga keseimbangan ekosistem mikro di sekitar tanaman. Bantuan ini menjadi bentuk dukungan terhadap praktik pertanian ramah lingkungan pada tanaman cabai yang sudah lama dijalankan oleh KWT Lestari Abadi.

“Kami sangat bersyukur dan senang bisa menerima bantuan ini. Pupuk cair hayati ini akan sangat membantu kami dalam menanam cabai secara lebih sehat dan berkelanjutan,” ujar Ibu Rini, Ketua KWT Lestari Abadi. “Kami percaya, dari kebun kecil di belakang rumah, kami bisa memberi makan keluarga dan bahkan tetangga.”

Tak hanya itu, Ibu Rini juga menyampaikan bahwa KWT Lestari Abadi tengah mempersiapkan rencana penanaman cabai merah dan cabai rawit secara massal di lahan kebun bersama milik kelompok. Rencana ini muncul sebagai respons terhadap harga cabai yang sering melonjak di pasar, sekaligus sebagai upaya untuk menyediakan stok cabai segar bagi para anggota dan warga sekitar.

“Nanti kami akan mulai dari penanaman di rumah masing-masing, lalu ditanam bersama di lahan kelompok. Kalau hasilnya bagus, InsyaAllah bisa kami jual juga di pasar. Paling tidak, pas harga cabai naik, kami nggak panik,” tambah Ibu Rini sambil tersenyum.

Program ini mendapat sambutan positif dari Koordinator BPP Kecamatan Kemiri, Umul Khasunah, SP., MAP, yang tururt hadir. Menurutnya, langkah KWT ini sangat strategis dalam membangun ketahanan pangan dari level rumah tangga. “Cabai itu tanaman strategis. Kebutuhannya tinggi, tapi sering jadi penyumbang inflasi karena harganya naik-turun. Kalau ibu-ibu bisa tanam sendiri, dampaknya besar, bukan hanya untuk dapur tapi juga ekonomi keluarga,” tuturnya.

Acara penyerahan bantuan juga diisi dengan sesi pelatihan singkat tentang cara penggunaan pupuk cair hayati dan tips merawat tanaman cabai secara organik. Para anggota KWT tampak antusias mengikuti, saling bertukar pengalaman, bahkan langsung membuat jadwal gotong-royong untuk mengolah lahan bersama.

“Kami dari BPP siap mendampingi dan memberikan pembinaan lanjutan, agar kegiatan KWT ini terus berkembang dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” imbuhnya lagi.

Melalui bantuan dan rencana tanam cabai ini, KWT Lestari Abadi kembali menunjukkan bahwa perempuan desa memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan. Mereka tidak hanya memastikan makanan tersedia di atas piring, tapi juga aktif menjaga keberlanjutan dari mana makanan itu berasal.

Seperti yang diungkapkan bu Marwiyah, salah satu anggota KWT Lestari Abadi

“Kami tidak muluk-muluk, yang penting tanah subur, tanaman tumbuh, dan dapur tetap ngebul. Pupuk ini seperti suntikan semangat baru buat kami. Kalau tanahnya sehat, kami pun semangat menanam lagi. Cabai itu tanaman kecil yang bikin heboh kalau harganya naik. Makanya kami pilih mulai dari situ.”

Dengan bantuan ini, KWT Lestari Abadi berharap bisa memperluas kebun komunitas, meningkatkan hasil panen, dan terus berbagi ilmu kepada ibu-ibu di desa sekitar. Karena bagi mereka, perjuangan pangan tidak berhenti di atas piring tapi dimulai jauh sebelumnya, di tanah yang mereka rawat dengan cinta. Semoga.––





Berita Purworejo

Counter Pengunjung