- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
KEP Mulyo Farm siap songsong musim panen padi MT I dengan peningkatan volume usaha
.jpg)
KEP Mulyo Farm siap songsong musim panen padi MT I dengan
peningkatan volume usaha
Jumat (23/02/2024), Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) Mulyo
Farm Kecamatan Purworejo melaksanakan pertemuan rutin di secretariat KEP Mulyo
Farm dalam rangka peningkatan kegiatan usahanya. Pertemuan dihadiri oleh Penyuluh
Pertanian BPP Purworejo, anggota dan pengurus KEP sejumlah 20 orang. Dalam
kegiatan ini, disampaikan laporan keuangan dan hasil usaha KEP Mulyo Farm
selama tiga bulan terakhir.
Ketua KEP Mulyo Farm, Yanu Arifin menyampaikan bahwa
perkembangan usaha KEP yaitu penjualan beras kemasan berjalan baik. Selain itu,
KEP juga sudah mempersiapkan diri untuk menyongsong musim panen padi MT I yang
akan dimulai bulan Maret 2024. KEP sudah mempersiapkan sarana, peralatan mesin
pengolah gabah menjadi beras kemasan berkualitas yang siap dipasarkan, dan juga
penambahan modal usaha.
Musim panen di Kabupaten Purworejo akan dimuai sekitar bulan Maret,
tetapi hanya beberapa Desa dan Kelurahan di Kecamatan Purworejo yang akan panen
di Bulan Maret yaitu Doplang, Paduroso, Keseneng, dan Mranti akibat mundurnya
tanam karena imbas el-nino. Selain itu tingginya harga gabah juga menjadi
tantangan tersendiri bagi usaha jual beli beras. Akan tetapi hal ini juga
menjadi peluang yang besar bagi KEP untuk mengambil keuntungan yang signifikan
bukan hanya bagi KEP tetapi juga bagi petani anggota KEP.
Selanjutnya
tugas pengelolaan usaha beras kemasan ini akan dilaksanakan oleh tim usaha KEP
Mulyo Farm.
by.
Sunardi PPL BPP Purworejo






