- Banter Melaju Disosialisasikan di Kemejing, Warga Antusias Sambut Peluang Ternak Kambing Jawa Randu
- Tindaklanjut Pengaduan Warga Mengenai Peternakan Ayam
- Gapoktan Desa Pakisarum Gelar Sosialisasi eRDKK 2027, Pastikan Petani Akses Pupuk Subsidi
- Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
- Jalan Usaha Tani (JUT) DKPP Tahun Anggaran 2026
- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
- Pemantauan Harga Bahan Pokok Penting Pasca HBKN Idul Fitri 1447H
Kembangbiakkan Tricodherma di KWT Lestari Abadi Kemiri

Kemiri, 6 Oktober 2025 – Kelompok Wanita Tani (KWT) Lestari Abadi menunjukkan komitmen nyata mereka terhadap pertanian ramah lingkungan dengan memproduksi sendiri Agen Pengendali Hayati (APH) Trichoderma . Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 6 Oktober 2025, ini merupakan bagian dari upaya kelompok tersebut mengurangi ketergantungan pada pestisida dan fungisida kimia.
Ketua KWT Lestari Abadi, Rini menyatakan bahwa inisiatif ini sangat penting untuk menjamin kesehatan tanaman dan keamanan hasil panen. "Trichoderma adalah jamur antagonis yang mampu melindungi akar tanaman dari berbagai penyakit tular tanah, seperti busuk akar dan layu fusarium" ujarnya.
Kegiatan praktik pembuatan Trichoderma ini diikuti oleh seluruh anggota KWT dan didampingi oleh PPL setempat Dan POPT. Anggota KWT diajarkan proses perbanyakan jamur Trichoderma menggunakan media sederhana, seperti gabah atau jagung, yang mudah didapatkan di lingkungan sekitar.
Langkah sebagai terobosan dalam praktik pertanian berkelanjutan di tingkat desa. Selain menghemat biaya pembelian pupuk dan pestisida kimia, penggunaan Trichoderma juga berperan penting dalam meningkatkan kesuburan tanah secara alami dan menjaga keseimbangan ekosistem mikroorganisme di lahan pertanian.






