- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
Kelurahan Kedungsari Coba Kembangkan Kacang Tanah \"KANCIL\"

Purworejo - Tanaman kacang tanah merupakan salah satu tanaman pangan yang rutin dibudidayakan oleh Kelompok Tani Sari Mulyo II Kelurahan Kedungsari selain tanaman pangan lainnya seperti ubi kayu dan jagung. Pada Tahun 2021, Kelompok Tani Sari Mulyo II menerima bantuan sarana produksi pertanian (saprotan) kacang tanah berupa benih kacang tanah dan pupuk NPK. Varietas benih kacang tanah yang diterima adalah adalah varietas Kancil.
Ubinan merupakan survei yang bertujuan untuk mengetahui produktvitas (hasil per hektar) tanaman. Kegiatan ubinan kacang tanah Kelompok Tani Sari Mulyo II dilaksanakan pada hari Selasa, 11 Januari 2021. Ubinan dilaksanakan oleh anggota Kelompok Tani Sari Mulyo II, Koordinator PPL dan PPL BPP Purworejo. Ubinan dilakukan dengan memilih sampel lokasi secara acak. Kemudian mengukur BT dan US untuk menentukan titik ubinan. Setelah didapatkan titik ubinan kemudian dipasang alat ubinan dengan luas 2,5 m x 2,5 m. Tahap selanjutnya adalah melakukan panen kacang tanah, memisahkan kacang tanah dengan daunnya dan menimbang berat basah kacang tanah tersebut.
Data yang diperoleh saat ubinan adalah berat basah kacang tanah sebanyak 1,88 kg. Setelah dikonversi didapaktan hasil 9,63 kw/ha biji kering Dengan hasil yang demikian, diharapkan anggota Kelompok Tani Sari Mulyo II dapat meningkat kesejahteraannya dan termotivasi untuk mengembangkan tanaman kacang tanah menjadi komoditi unggulan di Kelurahan Kedungsari.
Vita P.Hapsari, SP_BPP Purworejo






