- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
KELOMPOK WANITA TANI SRIKANDI LAKUKAN DIVERSIFIKASI OLAHAN NIRA AREN

KELOMPOK
WANITA TANI SRIKANDI
LAKUKAN
DIVERSIFIKASI OLAHAN NIRA AREN
Kelompok
Wanita Tani Srikandi yang berada di Desa Sedayu, Kecamatan Loano, pada hari
Senin, 20 Januari 2025, melaksanakan kegiatan inovatif dalam rangka
meningkatkan nilai jual hasil pengolahan nira aren. Kegiatan ini berfokus pada
pembuatan gula kacang yang diharapkan dapat memperluas pasar dan meningkatkan
pendapatan para anggota kelompok.
Kegiatan tersebut didampingi oleh penyuluh pertanian
dari Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Loano, yang memberikan pelatihan teknis
kepada para anggota kelompok mengenai cara pembuatan gula kacang yang baik dan
efisien. Gula kacang, yang terbuat dari campuran nira aren dan kacang tanah,
dipercaya dapat menjadi produk olahan yang memiliki daya tarik pasar lebih
tinggi dibandingkan dengan gula aren biasa.
Ketua Kelompok Wanita Tani Srikandi, Titi Hayati,
mengatakan bahwa pembuatan gula kacang ini diharapkan dapat membuka peluang
baru bagi anggota kelompok untuk mengembangkan usaha mereka. “Kami berharap
produk gula kacang ini tidak hanya meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi
juga memperkenalkan potensi olahan nira aren yang lebih beragam kepada
masyarakat luas,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, para anggota kelompok juga
mendapatkan pemahaman mengenai teknik pemasaran dan strategi untuk
memperkenalkan produk baru mereka ke pasar. Penyuluh pertanian dari Balai
Penyuluh Pertanian Kecamatan Loano, Agus Riyadi,S.Pt, menyampaikan bahwa
diversifikasi produk olahan nira aren seperti gula kacang merupakan langkah
yang sangat tepat untuk meningkatkan daya saing produk pertanian lokal.
Dengan adanya inovasi ini, diharapkan para anggota
Kelompok Wanita Tani Srikandi dapat terus berkembang, tidak hanya dalam hal
produksi, tetapi juga dalam aspek pemasaran yang dapat membawa hasil yang lebih
maksimal bagi ekonomi desa Sedayu.






