- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
KEGIATAN PERTAMBAHAN AREAL TANAM (PAT) DI DESA SAMBENG KECAMATAN BAYAN

KEGIATAN PERTAMBAHAN
AREAL TANAM (PAT)
DI DESA SAMBENG, BAYAN
Pertambahan
Areal Tanam (PAT) salah satu program Pemerintah Pusat dengan pompanisasi pada lahan
tadah hujan (LTH) untuk ditanami padi. Upaya pemerintah ini tentunya untuk
meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) padi.
Kelompok
tani Ngudi Makmur Desa SambengKecamatan Bayan salah satu kelompok tani penerima bantuan
pompa air 4 inch yang bertujuan untuk dapat dimanfatkan pengambilan air dari
sungai. Musim kering yang maju menyebabkan keringnya lahan sawah lebih dini. Walau
adanya kondisi elnino ini ketersediaan pangan pokok tetap harus terpenuhi oleh
karena itu tanam padi di lahan sawah tadah hujan ini disarankan tetap dilakukan oleh petani.
Guna
mendukung pengambilan air dari sungai pemerintah desa Sambeng telah membangun
rumah pompa dan pipa paralon untuk mengalirkan air sungai ke lahan sawah. Jika
tidak ada paralon maka pompanisasi ini kurang maksimal karena pipa paralon ini
berfungsi mengalirkan air dari sunga yang telah dipompa dan mengalirkan ke
petak sawah. Jarak antara sungai dengan rumah pompa 40 meter. Ada empat titik
pembuangan air yang telah dipasang di lokasi sawah seluas kurang lebih 15
hektar. Pipa ini dipasang di sepanjang tanggul dengan diberi kran pada titik
pembuangan air, setiap 100 meter diberi kran dan ada empat titik pembuangan air
sehingga total pipa air dari sungai sampai lahan 400 meter.
Pada
hari Rabu tanggal 23 Agustus 2024 Koordinator PPL Kecamatan Bayan
Nursilahturahmi beserta Penyuluh Pertanian Wibi Sugiyono, Kepala
Desa Sambeng Toni Irawan, beserta pengurus kelompok tani mengunjungi lahan PAT
desa Sambeng. Tanaman padi yang telah ditanam petani berkisar 45 – 55 HST,
Varietas tanaman padi Ciherang dan Mekongga. Kondisi tanaman bervariasi ada
yang tumbuh cukup optimal dan beberapa petak perlu diberi tambahan pengairan. Upaya pompanisasi tetap dilakukan oleh petani
dengan harapan dapat panen dengan produktivitas yang cukup hingga tinggi.
Biaya
pompanisasi ini dilakukan dengan swadaya petani yang menggarap sawah. Iuran
biaya pengairan minimal Rp 3500,- per
ubin atau perkiraan minimal Rp. 2450000,- per hektar. Pompanisasi dilakukan
secara bersama selama tiga hari berturut -turut, selanjutnya pompa air
dihentikan. Jika tanaman sudah memerlukan pengairan akan dilakukan pompanisasi secara berulang.
Upaya
untuk meningkatkan kegiatan pompanisasi ;ahan sawah tadah hujan ini dilakukan
dengan usulan irigasi perpipaan. Irigasi perpipaan dapat menambah jaringan pipa
ke petak lahan sawah sehingga proses pengairan ke petak sawah lebih cepat dan
diharapkan biaya lebih murah.
( Pengirim Nursilahturahmi, PPL
Kecamatan Bayan).






