KARAKTER VARIETAS-VARIETAS TANAMAN PANGAN YANG DIBUTUHKAN SEKARANG DAN MASA DEPAN MENYONGSONG GLOBALISASI

By DINPPKP 09 Agu 2021, 12:42:58 WIB Penyuluhan
KARAKTER VARIETAS-VARIETAS TANAMAN PANGAN YANG DIBUTUHKAN SEKARANG DAN MASA DEPAN MENYONGSONG GLOBALISASI

Benih merupakan pangkal usaha tani. Benih bermutu berpengaruh terhadap produksi dan produktivitas, mutu hasil serta nilai ekonomi produk shg meningkatkan pendapatan petani. Bergulirnya program usaha peningkatan produksi setiap komoditas, maka kebutuhan potensial benih bermutu cukup besar. Perlu upaya penyediaan benih bermutu yang bersertifikat mengarah pada prinsip 6 (enam) tepat.

Benih memiliki kontribusi yang tinggi dalam peningkatan produksi dan produktivitas tanaman pangan :

1. Varietas sesuai dengan agroekologi setempat

2. Benih terjamin mutunya (genetik, fisik dan fisiologis)

3. Tepat waktu tanam dan lokasi.

Ada beberapa produsen benih yang mengeluarkan varietas-varietas benih dengan jenis unggul, diantaranya :

1. Lembaga Penelitian Kementerian Pertanian (Balitbang)

2. Lembaga Penelitian Non-Kementerian (LIPI dan BATAN)

3. Perguruan Tinggi

4. Swasta

5. Perorangan, dan 

6. Pemerintah Daerah. 

Dalam hal ini Benih dengan varietas unggul memiliki beberapa keunggulan, diantaranya : Varietas unggul memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produktivitas. Selain berdaya hasil tinggi, varietas unggul memiliki beberapa karakter penting yang terkait dengan mutu atau nilai gizi yang lebih baik, oleh karena itu, perakitan varietas unggul harus mendapat perhatian penting, yakni proses pembentukan calon varietas unggul membutuhkan waktu paling sedikit lima tahun. Dalam pengembangannya suatu calon varietas unggul harapan dapat dibedakan dari varietas unggul lainnya. Oleh sebab itu, sejumlah karakter agromorfologi tanaman perlu dipilih sebagai pembeda satu varietas dengan varietas lainnya termasuk aspek produktivitas. Penciri tersebut sangat penting untuk diidentifikasi karena terkait dengan perbanyakan benih bersertifikat yang menentukan kriteria pembeda antara varietas yang penampilannya hampir mirip.

Selanjutnya ada beberapa Karakter Varietas Benih Tanaman Pangan saat ini, diantaranya :

A. Benih Padi

1. PADI INBRIDA : Potensi 9 ton, memiliki ketahanan terhadap hama Wereng Batang Cokelat dan penyakit Hawar Daun Bakteri,

2. PADI HIBRIDA : Potensi 11 ton, memiliki ketahanan terhadap hama Wereng Batang Cokelat dan penyakit Hawar Daun Bakteri, 

3. PADI RAWA & PADI GOGO : Potensi 6 ton, memiliki ketahanan terhadap penyakit Blas, dan

4. Padi tahan cekaman abiotik (salin, masam, naungan). Padi khusus (kadar glikemik rendah, Fe tinggi, Zn tinggi, beras merah, beras hitam, ultra genjah, dll).

B. Benih Jagung

1. JAGUNG KOMPOSIT : Potensi 8 ton/ha, memiliki ketahanan terhadap penyakit Bulai,

2.  JAGUNG HIBRIDA : Potensi 12 ton/ha, memiliki ketahanan terhadap penyakit Bulai, 

3. JAGUNG YANG MEMILIKI SIFAT KHUSUS : Memiliki antosianin tinggi, provit A tinggi, zinc tinggi, biomassa tinggi, protein tinggi, pulut, dll

C. Kedelai

Potensi 3,5 ton/ha, memiliki ketahanan terhadap penyakit Karat Daun, toleran naungan. Kedelai toleran naungan juga sesuai untuk ditanam secara tumpang sari  dengan tanaman pangan lain.

Agar Karakter varietas tanaman pangan yang diinginkan maka perlu dilakukan langkah sebagai berikut :

Calon varietas yang dihasilkan dan dikembangkan secara luas di masyarakat, sehingga dapat mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Apalagi ditengah pandemic Covid-19 ini, tren hidup masyarakat sudah bergeser mengarah untuk  mengkonsumsi pangan sehat. Sebagai contoh : padi protein tinggi yang tidak hanya berfungsi untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat semata, tetapi juga fungsi kesehatan dengan kadar protein tinggi, glikemik rendah, Zn tinggi, Provit A tinggi, dan lain-lain.

Sedangkan untuk jagung, selain protein tinggi, juga Provit A tinggi, antosianin tinggi dan lain-lain.

Dari aspek agronomis : selain memiliki ketahanan terhadap hama dan penyakit utama juga jumlah anakan produktif, jumlah gabah isi per malai, bobot 1.000 butir, tahan rebah batang, perakaran sangat kuat, dan lain-lain.

Dari aspek ekosistem : toleran naungan (kedelai), toleran genangan, toleran lahan salin, toleran lahan masam, beradaptasi baik pada dataran tinggi. Varietas kedelai yang toleran naungan diperlukan untuk mendukung program pengembangan kedelai dibawah tegakan tanaman perkebunan dan hutan tanaman industri yang masih muda (kurang dari 4 tahun).





Berita Purworejo

Counter Pengunjung