- Hari Terakhir Pelayanan Keswan di Bulan Suci Ramadhan INi
- Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Cangkrep Lor Kabupaten Purworejo
- Gerdal OPT Walangsangit di KT Semi Gintungan, Gebang
- Rakor Pemantapan Ketahana Pangan DKPP Bersama KADISHANPAN JATENG
- Meski Sedang Puasa, Pelayanan Keswan DKPP Tetap Berjalan
- Menjaga Keamanan Bahan Pangan Asal Hewan, DKPP Laksanakan Pengawasan
- KTNA Kecamatan Purworejo Perkuat Barisan: Susun Pengurus Baru dan Rencana Kerja Strategis 2026
- Antisipasi Kemarau Panjang, Krandegan Tambah Pompa Tenaga Surya 15 PK
- Dari Petak 2,5 Meter, Terbaca Potensi Panen Padi Petani Kedungpomahankulon
- Harga Bawang Merah Bikin Nangis? Tanam Sendiri di Pekarangan, Mengapa Tidak?
Kaligesing Tanam Harapan Baru, Kopi Robusta dan Jeruk Purut Jadi Ikon Inovasi Kecamatan

Kaligesing Tanam Harapan Baru, Kopi Robusta dan Jeruk Purut Jadi Ikon Inovasi Kecamatan
Kaligesing — Hamparan lahan Perhutani di wilayah Kecamatan Kaligesing tampak lebih hidup pada Senin pagi. Di lokasi seluas 13 hektare, jajaran pemerintah dan pemangku kepentingan melaksanakan penanaman perdana bibit kopi robusta dan jeruk purut, menandai dimulainya program inovasi Kecamatan Kaligesing berbasis pengembangan komoditas unggulan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Forkopimcam Kecamatan Kaligesing, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP), Mantri Perhutani, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kaligesing, Pemerintah Desa Tlogoguwo, serta LMDH Desa Tlogoguwo. Kehadiran lintas sektor tersebut menjadi simbol kuat kolaborasi dalam pengelolaan lahan dan pemberdayaan masyarakat.
Pada penanaman perdana ini, ditanam 8.000 bibit jeruk purut dan 15.000 bibit kopi robusta di lahan Perhutani yang dikelola bersama masyarakat. Pemilihan dua komoditas tersebut didasarkan pada kesesuaian agroklimat Kaligesing serta potensi nilai ekonomi yang menjanjikan.
Program inovasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan hutan secara produktif dan berkelanjutan, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat sekitar hutan. Selain aspek ekonomi, penanaman kopi dan jeruk purut juga diharapkan mampu menjaga fungsi lingkungan melalui sistem tanam yang ramah ekosistem.
Penanaman perdana ini menjadi langkah awal menuju pengembangan kawasan agroforestri di Kaligesing, dengan harapan kopi robusta dan jeruk purut dapat tumbuh sebagai komoditas unggulan baru yang memperkuat perekonomian lokal dan menjaga kelestarian lingkungan.






