- JAMIN KEAMANAN PANGAN, SAMPEL PANGAN SEGAR ASAL TUMBUHAN (PSAT) DARI DUA PASAR TRADISIONAL DI PURWOREJO DISISIR DAN DIUJI RAPID TEST
- Kelompok Tani Rukun Tani dan Sumber Harapan, Panen Varietas Unggulan dengan Tantangan Cuaca dan Harga
- SELEKSI TENAGA FASILITATOR LAPANGAN KEGIATAN RJIT 2026
- Pelatihan Penguatan Kelembagaan Petani melalui Sekolah Lapang Tembakau di Kelompok Tani Ngudi Waluyo III Desa Keduren
- DKPP PURWOREJO SALURKAN BANTUAN PANGAN CPPD KE SEJUMLAH BNBA TERDAMPAK PUSO DAN KEKERINGAN DI DESA/KELURAHAN KECAMATAN PURWOREJO
- Gerak cepat tim kolaborasi tangani aduan masyarakat terkait pelaku usaha peternakan burung puyuh
- Pemeriksaan Ketat Bahan Pangan Asal Hewan: Langkah Nyata Wujudkan Keamanan Konsumen
- SUBALI SAPIRA (Suburkan Kembali Sapi Rakyat)
- DKPP Purworejo Kembali Pastikan Kualitas Kambing Jawa Randu untuk Penerima Hibah 2026
- KTNA Kecamatan Bener Gelar Pertemuan dan Tanam Benih Padi Metode PM-AAS
Hibah Sapi PO Dievaluasi, Purworejo Dorong Peternak Lebih Tertib dan Produktif

Hibah Sapi PO Dievaluasi, Purworejo Dorong Peternak Lebih Tertib dan Produktif
Purworejo — Suasana diskusi dan saling berbagi pengalaman mewarnai kegiatan Evaluasi Hibah Ternak Sapi PO Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo, hari ini. Kegiatan tersebut dihadiri 35 ketua kelompok penerima hibah sapi
PO dari seluruh kecamatan di Kabupaten Purworejo.
Evaluasi ini menjadi ruang bersama bagi pemerintah daerah dan kelompok tani untuk melihat kembali sejauh mana bantuan ternak sapi dimanfaatkan, sekaligus memperkuat komitmen kelompok dalam pengelolaan ternak secara berkelanjutan.
Kegiatan diawali dengan laporan hibah yang disampaikan oleh Fitria Kurniawati, STP, MM, Kepala Bidang Sarana dan Perlindungan Pertanian. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa hibah ternak sapi PO tidak hanya berfokus pada penyaluran ternak, tetapi juga pada pendampingan teknis, kesehatan hewan, dan kesiapan kelompok dalam pengelolaan. “Evaluasi ini penting untuk memastikan hibah benar-benar memberi manfaat dan dikelola sesuai ketentuan,” ujarnya.
Selanjutnya, Wiyoto Harjono, ST, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, menyampaikan materi evaluasi hibah secara menyeluruh. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan kelompok dalam pemeliharaan, pencatatan administrasi, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga kualitas dan produktivitas ternak sapi. “Bantuan ini harus menjadi modal awal untuk membangun usaha peternakan yang lebih mandiri dan profesional,” katanya.
Perspektif pengembangan peternakan disampaikan oleh Rujiyanto, S.Ag., M.M, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Purworejo. Ia mengulas peluang peternakan sapi sebagai sektor yang memiliki potensi ekonomi besar jika dikelola secara tepat. Menurutnya, peternakan dapat menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan sekaligus penggerak ekonomi pedesaan.
Acara ditutup dengan materi dari Hanjar Prihatno, S.Pt, yang membahas pelaporan dan evaluasi hibah. Ia menekankan pentingnya laporan yang tertib, akurat, dan tepat waktu sebagai bagian dari akuntabilitas kelompok penerima hibah.
Melalui kegiatan ini, DKPP Kabupaten Purworejo berharap setiap kelompok penerima hibah sapi PO dapat semakin tertib, bertanggung jawab, dan produktif, sehingga program hibah benar-benar memberi dampak nyata bagi kemajuan peternakan rakyat di Purworejo.






