Hasil Panen Meningkat Melalui Kegiatan Sekolah Lapang Padi

By DINPPKP 14 Mar 2025, 13:19:43 WIB Penyuluhan
Hasil Panen Meningkat Melalui Kegiatan Sekolah Lapang Padi

Hasil Panen Meningkat Melalui Kegiatan Sekolah Lapang Padi

 

Kecamatan Butuh merupakan satu-satunya Kecamatan yang mendapatkan kegiatan Sekolah Lapang Padi dari DAK Non Fisik pada MT I 2024. Hanya 10 Desa yang mendapatkan kegiatan ini dari 41 Desa di Kecamatan Butuh. Pada bulan Maret ini hampir semua kelompok tani telah melakukan panen dari masing-masing lahan demplotnya.

 

Gapoktan Maju Terus Desa Lugurejo mulai melakukan panen pada Rabu, 12 Maret 2025. Panen diawali dengan ubinan bersama PPL. Hadir juga Tim KJF dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Purworejo membersamai ubinan kali ini. Ubinan merupakan akhir dari seluruh rangkaian kegiatan sekolah lapang yang sudah dilakukan. Ubinan dilakukan pada lahan salah satu peserta SL yaitu Bpk. Darwaman dengan luas lahan sekitar 60 ubin. Varietas yang ditanam adalah ciherang dan menggunakan jarak tanam jajar legowo 3:1. Ciherang merupakan varietas rendah emisi yang umum digunakan oleh kebanyakan petani.

 

Ubinan dilakukan dengan mengikuti teknis dari BPS yaitu dengan menghitung langkah panjang dan lebar dari lokasi petak sawah yang akan dipanen, kemudian diperolehlah beberapa titik acak sampel yang akan diubin. Pada titik pertama diperoleh hasil timbangan sebesar 8,225 kg dan pada titik kedua 7,020 kg dengan rata-rata jumlah rumpun 90 rumpun dan rata-rata anakan produktif sebanyak 27 malai, atau setara dengan 12,19 ton per Ha. Sebagai pembanding adalah lahan dari petani di luar peserta SL dengan sistem tanam tegel dan varietas ciherang jumbo, menghasilkan timbangan ubinan sebesar 6,465 kg dengan jumlah rumpun 143 rumpun dan rata-rata anakan produktif hanya 17 malai atau setara dengan 10,34 ton. Hal ini membuktikan bahwa jarak tanam sangat mempengaruhi pertumbuhan pertanaman padi.

 

“sekolah lapang padi sangat bermanfaat bagi petani, banyak tambahan pengetahuan yang diperoleh petani, banyak teknologi yang bisa diterapkan oleh petani dalam meningkatkan produksi padi, seperti pengaturan jarak tanam seperti yang kita lihat saat ini” ujar salah satu peserta sekaligus pemilik lahan, Darmawan.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung