- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Gerdal WBC di Kelurahan Tambakrejo: Upaya Serentak Kendalikan Hama Wereng Batang Cokelat

Gerdal WBC di Kelurahan Tambakrejo: Upaya Serentak Kendalikan Hama Wereng Batang Cokelat
BY BPP KECAMATAN PURWOREJO
Dalam upaya mencegah serangan hama Wereng Batang Cokelat (WBC), Kelompok Tani Sido Mukti, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Purworejo, melaksanakan kegiatan Gerakan Pengendalian (Gerdal) WBC secara serentak di lahan pertanian setempat.
Kegiatan Gerdal ini berlangsung pada tanggal 19 Juni 2025 dan dihadiri oleh berbagai pihak yang berperan aktif dalam mendukung sektor pertanian, antara lain Koordinator PPL Kecamatan Purworejo Ibu Bakti Woro Haryanti, Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Bapak Ngadiyanto, serta PPL Wilayah Binaan (Wibi) Kelurahan Tambakrejo Ibu Nila Nur Shofiana. Turut hadir pula Lurah Kelurahan Tambakrejo Bapak Sigit dan Babinsa Kelurahan Tambakrejo, yang memberikan dukungan dan semangat kepada para petani.
Gerdal WBC ini dilaksanakan sebagai bentuk kewaspadaan dini terhadap potensi ledakan populasi wereng, yang dapat mengancam produktivitas tanaman padi. Dalam kegiatan ini, petani bersama tim teknis melakukan penyemprotan serentak menggunakan insektisida buprosida sesuai anjuran, dengan tetap menerapkan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang ramah lingkungan.
Dalam sambutannya, Koordinator PPL Ibu Bakti Woro Haryanti menyampaikan bahwa pelaksanaan Gerdal merupakan wujud nyata dari kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menjaga ketahanan pangan. “Sinergi antara petani, penyuluh, pemerintah kelurahan, dan TNI menjadi kunci sukses dalam pengendalian OPT,” ujarnya.
Sementara itu, Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Bapak Ngadiyanto menekankan pentingnya pengamatan dan monitoring lapangan secara berkala untuk mendeteksi keberadaan hama sejak dini. Ia juga mengimbau petani untuk tidak hanya mengandalkan pestisida kimia, tetapi juga menerapkan budidaya sehat, seperti penggunaan varietas tahan wereng dan pengelolaan air yang optimal.
Dengan adanya Gerdal ini, diharapkan serangan WBC dapat ditekan secara efektif, sehingga produktivitas dan hasil panen petani di Kelurahan Tambakrejo tetap stabil dan meningkat.






