- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
Gerdal Penggerek Batang \"Lebih baik mencegah daripada mengobati\"

Kepala Desa Wonoenggal Kecamatan Grabag, Tuti Yuliati mengatakan bahwa mencegah tentu saja lebih baik daripada mengobati, pengendalian terhadap hama khususnya hama Penggerak Batang Padi (PBP) harus dilaksanakan secara terpadu mulai dari pra tanam sampai menjelang panen.
Hama Penggerak Batang Padi (PBP) merupakan hama utama pada tanaman padi. Kerugian hasil akibat serangan hama ini cukup besar, dengan menurunkan kuantitas dan kualitas produksi padi. Hama penggerek batang padi (PBP) dapat menyerang tanaman padi stadia umur muda/vegetatif (dikenal sebagai hama sundep) dan menyerang tanaman stadia generatif (dikenal sebagai hama beluk).
Sebagai langkah antisipasi, Kelompok Tani Bulak Sumur II, Desa Wonoenggal, Kecamatan Grabag yang berjumlah 25 orang bersama POPT Kecamatan Grabag, PPL Wibi, Kepala Desa dan Perangkat Desa, pada hari Kamis, 6 Januari 2022 bertempat di areal persawahan Desa Wonoenggal telah dilaksanakan gerdal hama sundep. Gerdal tersebut dilaksanakan atas inisiatif anggota Kelompok Tani Bulak Sumur II dan swadaya menggunakan ADD Pemdes Wonoenggal. Mereka telah memahami bahwa salah satu yang menjadi kendala dan penyebab penurunan produksi padi adalah serangan hama penggerek batang. Kerugian hasil akibat serangan hama ini cukup besar, dengan menurunkan kuantitas dan kualitas produksi padi.
"Gerdal ini direncanakan akan rutin dilakukan setiap musim tanam secara swadaya menggunakan ADD Pemdes Wonoenggal sehingga diharapkan petani dapat berperan aktif untuk mengikuti kegiatan gerdal tersebut agar produksi padi Desa Wonoenggal dapat meningkat”, terang Tuti Yuliati menutup acara gerdal tersebut.
Kontributor : Umul Khasunah PPL Grabag






