- JAMIN KEAMANAN PANGAN, SAMPEL PANGAN SEGAR ASAL TUMBUHAN (PSAT) DARI DUA PASAR TRADISIONAL DI PURWOREJO DISISIR DAN DIUJI RAPID TEST
- Kelompok Tani Rukun Tani dan Sumber Harapan, Panen Varietas Unggulan dengan Tantangan Cuaca dan Harga
- SELEKSI TENAGA FASILITATOR LAPANGAN KEGIATAN RJIT 2026
- Pelatihan Penguatan Kelembagaan Petani melalui Sekolah Lapang Tembakau di Kelompok Tani Ngudi Waluyo III Desa Keduren
- DKPP PURWOREJO SALURKAN BANTUAN PANGAN CPPD KE SEJUMLAH BNBA TERDAMPAK PUSO DAN KEKERINGAN DI DESA/KELURAHAN KECAMATAN PURWOREJO
- Gerak cepat tim kolaborasi tangani aduan masyarakat terkait pelaku usaha peternakan burung puyuh
- Pemeriksaan Ketat Bahan Pangan Asal Hewan: Langkah Nyata Wujudkan Keamanan Konsumen
- SUBALI SAPIRA (Suburkan Kembali Sapi Rakyat)
- DKPP Purworejo Kembali Pastikan Kualitas Kambing Jawa Randu untuk Penerima Hibah 2026
- KTNA Kecamatan Bener Gelar Pertemuan dan Tanam Benih Padi Metode PM-AAS
Gerdal OPT Padi Menggunakan Agensia Pengendali Hayati di Poktan Karya Tani Desa Seren
Gerdal
OPT Padi Menggunakan Agensia Pengendali Hayati di Poktan Karya Tani Desa Seren
Sebagai bentuk antisipasi terhadap OPT padi khususnya hama walang
sangit pada pertanaman padi MT II, pada Rabu 18 Juni 2025, telah dilaksanakan
Gerdal OPT padi di lahan sawah milik Poktan Karya Tani Desa Seren. Gerdal OPT
dilaksanakan secara ramah lingkungan dengan menggunakan Agensia Pengendali
Hayati (APH). Adapun APH yang digunakan
adalah bakteri Metarhizium anisopliae dan Beauveria bassiana .
Metode dilaksanakan dengan penyemprotan serempak pada hamparan tanaman padi.
Kegiatan dihadiri oleh anggota poktan sejumlah 24 orang, Koordinator
Penyuluh BPP Gebang, Sunardi, S.Pt; Penyuluh Wilayah Binaan Desa Seren,
Taslimah, S.P; dan Petugas POPT Kecamatan Gebang, Amat Maftuh.
Harapannya dengan dilaksanakan gerdal menggunakan APH dapat
memberikan dukungan perlindungan tanaman padi di MT II ini. Selain itu,
kegiatan ini juga sebagai sarana untuk mendukung perubahan perilaku petani
dalam pengendalian hama terpadu (PHT) dalam kegiatan budidayanya melalui
pendekatan yang berkelanjutan dan efektif untuk melindungi tanaman, memastikan
pertumbuhan dan produktivitas yang lebih sehat.






