Gangguan Lalat dari Peternakan di Wilayah Jalur Selatan

By DINPPKP 21 Jan 2020, 14:50:40 WIB Kegiatan
Gangguan Lalat dari Peternakan di Wilayah Jalur Selatan

Untuk Menanggapi aduan dari Saudara Sutrisno pemilik usaha rumah makan di Ds.  Kesidan Kecamatan Ngombol yang terkait dengan dampak usaha ayam brolier yg menimbulkan gangguan berupa serangga (lalat)  yang mengganggu usahanya, tim dari DinPPKP (bidang Peternakan), PPL Wibi dan Pemerintah Desa Kesidan melakukan investigasi ke lokasi kandang ayam dan rumah makan. Dari hasil investigasi ke kandang ayam, kondisi kandang ayam dalam keadaan kosong/pasca produksi/panen dan bersih dari kotoran/tinja ayam dan tidak terdapat lalat,  dan sudah dibangun 2 unit kandang semi close house untuk pemeliharaan berikutnya. Dengan sistem perkandangan semi close house yang dilengkapi dengan blower diharapkan untuk periode berikutnya gangguan lalat akan teratasi.
Hasil investigasi ke rmh makan,  banyak terdapat lalat dan lingkungan sekitar kurang bersih. Dari hasil investigasi & musyawarah antara antara DinPPKP,  PPL wibi,  pemerintah ds Kesidan dan pelapor (pemilik rmh mkn), dianjurkan kpd pemilik RM untuk menjaga kebersihan lingkungan,  mengurus ijin usaha dan berkoordinasi dgn pemdes jika ada permasalahan terkait gangguan dari kandang ayam.
Dari DinPPKP dilakukan pendataan peternak ayam untuk dimasukkan dlm tanda daftar peternakan rakyat untuk skala usaha maksimal 15.000 ekor yg dimaksudkan untuk pemantauan baik dari segi usaha maupun kesehatan hewannya





Berita Purworejo

Counter Pengunjung