- Bangun Semangat Baru, Gapoktan Sido Makmur Gelar RAT dan Reorganisasi Pengurus PUAP 2026–2031
- Kunjungan Study Tiru Petani Blora ke Desa DKrandegan, Bayan
- DKPP Purworejo Verifikasi CPCL SL Tembakau 2026 di Kelompok Tani Makmur Tani Desa Kambangan
- Tak Mau Kalah dengan Bapak-Bapak, KWT Sumber Barokah Praktek Membuat Silase untuk Kemudahan Beternak Kambing
- Pengendalian ‘Kresek’ pada Padi di Desa Kalimati, Libatkan Petani, PPL, dan Babinsa
- Resah dengan Serangan Hama Tikus, Petani Lakukan Pengendalian Bersama
- Teknologi UGV, Bantu Petani Kendalikan OPT dengan Mudah
- MENGHADIRI PERESMIAN PROYEK TAHUN 2025 & KENDURI AGUNG HARI JADI PURWOREJO KE-195
- Kelompok Tani Arso Basuki Sepakati MT II Serentak, Bahas Antisipasi Hama dan Penyakit Padi
- BPP Bruno dan POPT melakukan Monitoring Pertanaman Padi Gogo di KT Buwana Jaya Kambangan Bruno
Festival Domba Purworejo Tahun 2025: Semarak Kontes Domba untuk Merebut Piala Bupati yang ke-2

Festival Domba Purworejo Tahun 2025: Semarak Kontes Domba untuk Merebut Piala Bupati yang ke-2
Purworejo kembali mengadakan kontes domba untuk ke-2 kalinya. Festival Domba tahun 2025 digelar pada Haru Sabtu, tanggal 12 Juli 2025, berlokasi di Pasar Hewan Batoh, Kecamatan Bayan. Acara ini menjadi ajang bergengsi bagi para peternak domba dari berbagai daerah untuk unjuk gigi dalam kontes domba untuk memperebutkan Piala Bupati Purworejo.
Tahun ini, Festival Domba Purworejo diikuti oleh lebih dari 300 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Indonesia. Tak hanya dari wilayah lokal seperti Purworejo, namun ada juga peserta yang berasal dari Magelang, Temanggung, Kebumen, dan Yogyakarta. Tidak hanya itu, terdapat peserta yang cukup jauh datang membawa domba mereka dengan totalitas yang luar biasa, yaitu peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur seperti Blitar, Banyuwangi, bahkan Pasuruan.
Dalam sambutan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, Wiyoto Harjono, SP, MM, sebagai perwakilan dari Bupati Purworejo menyampaikan optimisme terhadap masa depan peternakan domba di Indonesia.
> “Prospek ke depan, daging domba akan tinggi peminat. Dengan diadakannya festival ini, tentu akan sangat membantu para peternak dalam promosi, edukasi, dan peningkatan kualitas ternak,” ujarnya.
Festival ini menampilkan dua kategori utama: Domba Lokal dan Domba Cross. Domba Cross merupakan domba hasil persilangan dengan jenis impor yang memiliki keunggulan dalam postur dan bobot yang dihasilkan. Masing-masing kategori dibagi lagi dalam tiga kelas berdasarkan usia dan pertumbuhan gigi, yakni Kelas C (non poel), Kelas B (poel 1-2 pasang gigi), dan Kelas A (poel 3-4 pasang gigi), sementara untuk jenis kelamin dibagi menjadi jantan dan betina, sehingga total terdapat 12 kelas yang diperlombakan.
Setiap pemenang dari masing-masing kelas membawa pulang trofi kemenangan, sertifikat penghargaan, dan uang pembinaan. Bahkan peserta yang masuk 10 besar di tiap kelas tetap mendapatkan apresiasi berupa sertifikat penghargaan, sebagai bentuk dukungan terhadap semangat dan kualitas peternakan domba di berbagai daerah.
Festival ini tak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah silaturahmi antarpeternak dan bentuk nyata perhatian pemerintah daerah dalam mendukung sektor peternakan. Harapannya, Festival Domba Purworejo dapat terus berkembang dan menjadi barometer kemajuan peternakan domba di tingkat nasional.
Berikut Pemenang Festival Domba 2025 Kabupaten Purworejo :
Lokal Betina Kelas C (Non Poel )
Juara I: Wingko (Budiman) Berat 57.2 kg;
Juara II: Jeny (Yuli) Berat 48.4 kg;
Juara III: Rama Jagandi (Duta) Berat 42.4.
Betina Cros Non Poel
Juara I: Sizuka (Kang Dion) Berat 55.6 kg;
Juara II: Lala (Ibrahim Farm) Berat 51.2;
Juara III: Cika (Sang Surya) Berat 49.8.
Lokal Jantan Non Poel
Juara I: Lindu (Cempe Ningrat) Berat 73.2 kg;
Juara II: Joker (Imam) Berat 71.6 kg;
Juara III: Rama (Agus) Berat 66.8 kg.
Cros Jantan Non Poel
Juara I: Garuda (Ibrahim Farm) Berat 86.8 kg;
Juara II: Bima Sena (Sumber Rejeki F) Berat 86.2 kg;
Juara III: Jamput (Hasan Farm) Berat 85.6 kg.
Lokal Betina Kelas B (Poel 1-2 Pasang)
Juara I: Citra Ayu (Cempe Kemaki F) Berat 72.4 kg;
Juara II: Citra (Putra MBKP F) Berat 71.6 kg;
Juara III: Pingah (Yahya) Berat 57.4 kg.
Betina Cros Poel 1 - 2 Pasang
Juara I: Tirex (Ibrahim Farm) Berat 71 kg;
Juara II: Dewi (Wedus Galak) Berat 66.6 kg;
Juara III: Narti (Edi) Berat Berat 63.6 kg.
Lokal Jantan Poel 1 - 2 Pasang
Juara I: Raya (Jagal Liar Farm) Berat 112.8 kg;
Juara II: Poncowolo (Febri) Berat 100.6 kg;
Juara III: Anggodo (Pardi) Berat 99.8 kg.
Cros Jantan Poel 1 - 2 Pasang
Juara I: Den Joyo (Wedus Galak F) Berat 129 kg;
Juara II: Giribangun (Tumanjaya Farm) Berat 118.8 kg;
Juara III: Raden Gatotkaca (Aklatama Farm) Berat 114.2 kg.
Lokal Betina Kelas A Poel 3 - Rampas
Juara I: Putri Ayu Ibrahim F Berat 86.4 kg;
Juara II: Laura (Restu) Berat 85.2 kg;
Juara III: Simbok (Cempe Kemaki F) Berat 84.4 kg.
Betina Cros Poel 3 - Rampas
Juara I: Rengganis Wedus Galak F Berat 122 kg;
Juara II: Rinjani Tumanjaya Farm Berat 103.6 kg;
Juara III: Lintang Manikara (Udin) Berat 97.6 kg.
Lokal Jantan Poel 3 - Rampas
Juara I: Kristal (Restu) Berat 112 kg;
Juara II: Kusumo (Restu) Berat 109.6 kg;
Juara III: Kumbokarno (Anas) Berat 108.2 kg.
Cros Jantan Poel 3 - Rampas
Juara I: Baladewo (El Farm) Berat 147 kg;
Juara II: Tukul (Ulil Abab) Berat 144.2 kg;
Juara III: Denjoyo (Wedus Galak) Berat 130.6 kg.






