- RAPAT KOORDINASI PERCEPATAN PELAKSANAAN PEMBANGUNAN JUT
- SURVEY KE PETERNAKAN AYAM PETELUR
- Monitoring PPTS, Sinergi DKPP dan PPL Kec. Butuh Pastikan Pasokan Pupuk Bersubsidi Aman
- Purworejo Jadi Tuan Rumah Pembinaan Produsen Benih Hortikultura Se-Jawa Tengah
- Seleksi Perdana Hibah Domba Dimulai, DKPP Purworejo Pastikan Ternak Berkualitas Siap Disalurkan
- PEMERIKSAAN KUALITAS DAN KUANTITAS BANTUAN PANGAN BERAS PERIODE BULAN JULI-SEPTEMBER 2026 DI GUDANG BULOG BUTUH
- Kunjungi Kelompok Tani Makaryo Wonosari, Ditjen Hortikultura Bersama DKPP dan PPL Lakukan Verifikasi CPCL
- GERAKAN PANGAN MURAH KEMBALI MERIAHKAN ALUN-ALUN PURWOREJO DALAM RANGKAIAN KEGIATAN GEMAR TAHUN 2026
- Mendukung Mutu Benih Tembakau: DKPP Purworejo Bersama BPSB Jawa Tengah Lakukan Pemeriksaan Lapangan di Desa Rowobayem
- DKPP Purworejo Pastikan Kualitas Hibah Sejak Awal Melalui Seleksi Ketat Kambing Jawa Randu
Evaluasi Hibah Alat dan Mesin Pertanian, Dorong Kesejahteraan Petani Lokal

Evaluasi Hibah Alat dan Mesin Pertanian, Dorong Kesejahteraan Petani Lokal
Purworejo, 9 Desember 2025 Suasana pagi penuh semangat di kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo dihadiri19 kelompok tani dari seluruh penjuru kabupaten dan didampingi Koordinator BPP berkumpul untuk mengikuti Evaluasi Hibah Alat dan Mesin Pertanian Tahun 2025, sebuah program yang bukan sekadar membagikan alat, tetapi juga menanamkan pengetahuan dan semangat pertanian modern.
Acara dibuka dengan pemaparan laporan Hibah oleh Bapak Eko Susanto, S.P., M.MA., mewakili Kepala Bidang Sarana dan Perlindungan Pertanian. Dengan antusias, beliau menjelaskan capaian program: “Hibah alat dan mesin pertanian. Tujuannya agar meningkatkan produktivitas, dan akhirnya meningkatkan kesejahteraan petani.”
Selanjutnya, Ibu Dra Dede Yeni Iswantini M.M. selaku Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, menyampaikan hasil evaluasi secara menyeluruh. Ia menekankan pentingnya disiplin menejemen dalam pengoperasian dan perawatan alat dan mesin pertanian,. “Keberhasilan program bergantung pada kerja sama dan keseriusan kelompok tani. Jika dikelola dengan baik, hibah ini bisa meningkatkan kesejahteraan petani jelasnya.
Kegiatan dilanjutkan oleh Bapak Rudi Hartono, anggota Komisi II DPRD Purworejo, yang memberikan wawasan tentang peluang usaha pertanian. Ia mendorong kelompok tani untuk lebih bersyukur atas bantuan yang telah diberikan pemerintah tersebut, dan dapat memaksimalkan pemanfaatanya, karena pertanian di kabupaten purworejo memiliki potensi ekonomi yang besar. Dengan inovasi dan manajemen yang tepat, modernisasi pertanian bagi petani bisa meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan.beliau juga membuka sesi pertanyaan dengan para kelompok tani, salah satunya dari desa loano petani menyampaikan kendala yang ada di lapangan terkait kekurangan air pada lahan pertanian, sebagai tindak lanjut terkait kendala tersebut bapak rudi hartono menyampaikan perlunya peninjauan lokasi untuk menulusuri pangkal pokok permasalahan. Apakah memang lokasi tadah hujan atau ada irigasi teknis yang rusak.
Di penghujung acara, dari tawa petani hingga diskusi serius para pejabat, terlihat bahwa hibah alat dan mesin pertanian ini juga menjadi sarana pembelajaran, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan pemanfaatan dan perawatan yang baik serta manajemen keuangan kelompok yang tepat, program ini diharapkan terus memberi dampak positif bagi kesejahteraan petani di Purworejo






