- Hari Terakhir Pelayanan Keswan di Bulan Suci Ramadhan INi
- Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Cangkrep Lor Kabupaten Purworejo
- Gerdal OPT Walangsangit di KT Semi Gintungan, Gebang
- Rakor Pemantapan Ketahana Pangan DKPP Bersama KADISHANPAN JATENG
- Meski Sedang Puasa, Pelayanan Keswan DKPP Tetap Berjalan
- Menjaga Keamanan Bahan Pangan Asal Hewan, DKPP Laksanakan Pengawasan
- KTNA Kecamatan Purworejo Perkuat Barisan: Susun Pengurus Baru dan Rencana Kerja Strategis 2026
- Antisipasi Kemarau Panjang, Krandegan Tambah Pompa Tenaga Surya 15 PK
- Dari Petak 2,5 Meter, Terbaca Potensi Panen Padi Petani Kedungpomahankulon
- Harga Bawang Merah Bikin Nangis? Tanam Sendiri di Pekarangan, Mengapa Tidak?
Evaluasi Hibah Alat dan Mesin Pertanian, Dorong Kesejahteraan Petani Lokal

Evaluasi Hibah Alat dan Mesin Pertanian, Dorong Kesejahteraan Petani Lokal
Purworejo, 9 Desember 2025 Suasana pagi penuh semangat di kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo dihadiri19 kelompok tani dari seluruh penjuru kabupaten dan didampingi Koordinator BPP berkumpul untuk mengikuti Evaluasi Hibah Alat dan Mesin Pertanian Tahun 2025, sebuah program yang bukan sekadar membagikan alat, tetapi juga menanamkan pengetahuan dan semangat pertanian modern.
Acara dibuka dengan pemaparan laporan Hibah oleh Bapak Eko Susanto, S.P., M.MA., mewakili Kepala Bidang Sarana dan Perlindungan Pertanian. Dengan antusias, beliau menjelaskan capaian program: “Hibah alat dan mesin pertanian. Tujuannya agar meningkatkan produktivitas, dan akhirnya meningkatkan kesejahteraan petani.”
Selanjutnya, Ibu Dra Dede Yeni Iswantini M.M. selaku Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, menyampaikan hasil evaluasi secara menyeluruh. Ia menekankan pentingnya disiplin menejemen dalam pengoperasian dan perawatan alat dan mesin pertanian,. “Keberhasilan program bergantung pada kerja sama dan keseriusan kelompok tani. Jika dikelola dengan baik, hibah ini bisa meningkatkan kesejahteraan petani jelasnya.
Kegiatan dilanjutkan oleh Bapak Rudi Hartono, anggota Komisi II DPRD Purworejo, yang memberikan wawasan tentang peluang usaha pertanian. Ia mendorong kelompok tani untuk lebih bersyukur atas bantuan yang telah diberikan pemerintah tersebut, dan dapat memaksimalkan pemanfaatanya, karena pertanian di kabupaten purworejo memiliki potensi ekonomi yang besar. Dengan inovasi dan manajemen yang tepat, modernisasi pertanian bagi petani bisa meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan.beliau juga membuka sesi pertanyaan dengan para kelompok tani, salah satunya dari desa loano petani menyampaikan kendala yang ada di lapangan terkait kekurangan air pada lahan pertanian, sebagai tindak lanjut terkait kendala tersebut bapak rudi hartono menyampaikan perlunya peninjauan lokasi untuk menulusuri pangkal pokok permasalahan. Apakah memang lokasi tadah hujan atau ada irigasi teknis yang rusak.
Di penghujung acara, dari tawa petani hingga diskusi serius para pejabat, terlihat bahwa hibah alat dan mesin pertanian ini juga menjadi sarana pembelajaran, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan pemanfaatan dan perawatan yang baik serta manajemen keuangan kelompok yang tepat, program ini diharapkan terus memberi dampak positif bagi kesejahteraan petani di Purworejo






