Drone: Inovasi Teknologi yang Mengubah wajah pertanian

By DINPPKP 29 Agu 2025, 16:17:29 WIB Penyuluhan
Drone: Inovasi Teknologi yang Mengubah wajah pertanian

Drone: Inovasi Teknologi yang Mengubah wajah pertanian

Tindak lanjut dari program sergab dan panen raya padi beberapa waktu lalu di areal sawah Dukuhdungus, dilanjutkan upaya penanaman jagung dalam rangka program ketahanan pangan melalui dana desa, Tibalah saatnya hari ini kamis (28/8/2025) dilakukan penyemprotan demplot jagung berumur 21 hst seluas 4,1 ha di desa Dukuhdungus. Pemerintah desa yang diwakili Bapak Panut menuturkan bahwa program ini bekerjasama dengan PT Maxi untuk melakukan penyemprotan menggunakan drone. Bahan yang disemprotkan adalah Trobos 200SL Maxxi Agri utk membantu menempelkan, meratakan pestisida dan pupuk.  Jagungklin 500/50SC untuk membasmi gulma dan paket jagung Joss D untuk mengantisipasi serangan hama dan memaksimalkan pertumbuhan jagung.

Beberapa manfaat penggunaan drone dalam pertanian

Efisiensi waktu dan biaya salah satu manfaat utama penggunaan drone dalam pertanian adalah efisiensi. Dengan kemampuan untuk mengumpulkan data secara cepat dan akurat, petani dapat mengurangi waktu yang diperlukan untuk memantau lahan mereka secara manual. Drone dapat memetakan dan memantau lahan yang luas dalam waktu singkat, sehingga memungkinkan petani untuk fokus pada keputusan yang lebih strategis dan operasional.

Selain itu, salah satu aplikasi paling menguntungkan dari drone dalam pertanian adalah penyemprotan pestisida dan pupuk. Penggunaan drone dapat mengurangi biaya tenaga kerja dan bahan kimia. Penyemprotan dan pemantauan otomatis menggunakan drone jauh lebih murah dibandingkan dengan metode tradisional yang memerlukan lebih banyak tenaga kerja dan waktu.

Pengurangan dampak lingkungan drone membantu mengurangi penggunaan bahan kimia, seperti pestisida dan pupuk, karena mereka hanya menyemprotkan bahan kimia di area yang diperlukan.

 Dengan demikian, penggunaan drone berpotensi mengurangi dampak lingkungan yang disebabkan oleh aplikasi bahan kimia secara berlebihan. Dibandingkan dengan penyemprotan konvensional menggunakan traktor, penggunaan drone dalam penyemprotan lebih efisien dan ramah lingkungan. Drone dapat menghindari pemborosan bahan kimia dengan hanya menyemprotkan di area yang membutuhkan, mengurangi penggunaan pestisida dan pupuk secara keseluruhan, serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan kesehatan manusia.

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung