- Banter Melaju Disosialisasikan di Kemejing, Warga Antusias Sambut Peluang Ternak Kambing Jawa Randu
- Tindaklanjut Pengaduan Warga Mengenai Peternakan Ayam
- Gapoktan Desa Pakisarum Gelar Sosialisasi eRDKK 2027, Pastikan Petani Akses Pupuk Subsidi
- Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
- Jalan Usaha Tani (JUT) DKPP Tahun Anggaran 2026
- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
- Pemantauan Harga Bahan Pokok Penting Pasca HBKN Idul Fitri 1447H
Drone: Inovasi Teknologi yang Mengubah wajah pertanian

Drone: Inovasi Teknologi yang Mengubah wajah pertanian
Tindak lanjut dari program sergab dan panen raya padi beberapa waktu lalu di areal sawah Dukuhdungus, dilanjutkan upaya penanaman jagung dalam rangka program ketahanan pangan melalui dana desa, Tibalah saatnya hari ini kamis (28/8/2025) dilakukan penyemprotan demplot jagung berumur 21 hst seluas 4,1 ha di desa Dukuhdungus. Pemerintah desa yang diwakili Bapak Panut menuturkan bahwa program ini bekerjasama dengan PT Maxi untuk melakukan penyemprotan menggunakan drone. Bahan yang disemprotkan adalah Trobos 200SL Maxxi Agri utk membantu menempelkan, meratakan pestisida dan pupuk. Jagungklin 500/50SC untuk membasmi gulma dan paket jagung Joss D untuk mengantisipasi serangan hama dan memaksimalkan pertumbuhan jagung.
Beberapa manfaat penggunaan drone dalam pertanian
Efisiensi waktu dan biaya salah satu manfaat utama penggunaan drone dalam pertanian adalah efisiensi. Dengan kemampuan untuk mengumpulkan data secara cepat dan akurat, petani dapat mengurangi waktu yang diperlukan untuk memantau lahan mereka secara manual. Drone dapat memetakan dan memantau lahan yang luas dalam waktu singkat, sehingga memungkinkan petani untuk fokus pada keputusan yang lebih strategis dan operasional.
Selain itu, salah satu aplikasi paling menguntungkan dari drone dalam pertanian adalah penyemprotan pestisida dan pupuk. Penggunaan drone dapat mengurangi biaya tenaga kerja dan bahan kimia. Penyemprotan dan pemantauan otomatis menggunakan drone jauh lebih murah dibandingkan dengan metode tradisional yang memerlukan lebih banyak tenaga kerja dan waktu.
Pengurangan dampak lingkungan drone membantu mengurangi penggunaan bahan kimia, seperti pestisida dan pupuk, karena mereka hanya menyemprotkan bahan kimia di area yang diperlukan.
Dengan demikian, penggunaan drone berpotensi mengurangi dampak lingkungan yang disebabkan oleh aplikasi bahan kimia secara berlebihan. Dibandingkan dengan penyemprotan konvensional menggunakan traktor, penggunaan drone dalam penyemprotan lebih efisien dan ramah lingkungan. Drone dapat menghindari pemborosan bahan kimia dengan hanya menyemprotkan di area yang membutuhkan, mengurangi penggunaan pestisida dan pupuk secara keseluruhan, serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan kesehatan manusia.






