Dokter Hewan DKPP Tingkatkan Kompetensi Penanganan Gangguan Reproduksi

By DINPPKP 20 Sep 2024, 16:21:57 WIB Peternakan dan Keswan
Dokter Hewan DKPP Tingkatkan Kompetensi Penanganan Gangguan Reproduksi

Dokter Hewan DKPP Tingkatkan Kompetensi Penanganan Gangguan Reproduksi

 

          Tanggal 27 Agustus – 6 September 2024, Delapan Dokter Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Penanganan Gangguan Reproduksi, bertempat di Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Malang, Jawa Timur.  Bimtek Penanganan Gangguan Reproduksi adalah dalam rangka penguatan tenaga kesehatan hewan dalam hal peningkatan kompetensi para dokter hewan baik yang bertugas di Dinas maupun dokter hewan yang bertugas di puskeswan yang dimaksudkan untuk meningkatkan keprofesionalan penanganan dan penanggulangan gangguan reproduksi di lapangan. Sehingga tingkat pelayanan yang prima oleh dokter hewan sangat dibutuhkan oleh masyarakat peternak secara terus menerus..

          Selama delapan hari di BBIB, peserta bimtek mendapat materi dari pakar-pakar reproduksi dan juga praktek lapangan mengenai Gangguan Reproduksi. Peserta diharapkan dapat mendeteksi kebuntingan serta menganalisa fase folikuler dan luteal melalui palpasi rektal dan USG, sehingga apabila sudah mengenali fisiologi reproduksi maka dokter hewan diharapkan dapat mendiagnosa gangguan reproduksi dan menentukan treatment atau pengobatan yang tepat sesuai penyakitnya.






          Keberhasilan reproduksi ternak akan sangat mendukung peningkatan populasi ternak. Pada usaha peternakan rakyat, hingga saat ini sering dijumpai adanya kasus gangguan reproduksi yang ditandai dengan rendahnya fertilitas induk, akibatnya berupa penurunan angka kebuntingan dan jumlah kelahiran pedet, sehingga mempengaruhi penurunan populasi sapi dan pasokan penyediaan daging secara nasional. Untuk itu diperlukan suatu usaha untuk menangani gangguan reproduksi.

          Gangguan reproduksi menyebabkan kerugian ekonomi sangat besar bagi petani yang berdampak terhadap penurunan pendapatan peternak; umumnya disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya : (1). penyakit reproduksi, (2) buruknya sistem pemeliharaan, (3) tingkat kegagalan kebuntingan dan (4) masih adanya pengulangan inseminasi, yang kemungkinan salah satu penyebabnya adalah adanya gangguan reproduksi.

          Dengan adanya bimtek penanganan gangguan reproduksi harapkan adanya Penguatan pelayanan kesehatan hewan yaitu meningkatkan kelembagaan, meningkatkan ketersedian peralatan dan kendaraan, ketersediaan dan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dan operasional pelayanan kesehatan hewan di Wilayah Kabupaten Purworejo





Berita Purworejo

Counter Pengunjung