- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
DISTRIBUSI KARTU TANI DI BPP PURWODADI

DISTRIBUSI KARTU TANI DI BPP PURWODADI
Kartu tani merupakan alat penebusan pupuk bersubsidiberbentuk ATM yang dicetak oleh BRI (Bank Rakyat Indonesia). Kartu tani merupakan co branding antara BRI dan Kementerian Pertanian sebagai alat penebusan pupuk bersubsidi bagi petani.
Pada hari Rabu tanggal 6 April bertempat di BPP Purwodadi Desa Sumberrejo Kecamatan Purwodadi dilaksanakan distribusi kartu tani oleh BRI Unit Pendowo. Sejumlah 298 kartu tani dbagikan kepada 298 petani dari 15 desa di kecamatan Purwodadi. Yaitu petani dari desa Bragolan, Brondongrejo, Jenar kidul, Jenar lor, Jenar wetan, Karangmulyo, Keduren, Kesugihan, Ketangi, Plandi, Pundensari, Purwodadi, Tlogorejo, Sendangsari dan Sumberrejo.
Pembagian kartu tani ini baik kartu tani baru maupun kartu tani pengganti karena kartu lama tidak aktif. Kartu tani baru diberikan pada petani yang telah mendaftarkan lahannya (pendaftaran dilakukan melalui aplikasi eRDKK oleh penyuluh pertanian) dan belum pernah memperoleh kartu tani sebelumnya. Sedangkan kartu tani pengganti diberikan kepada petani yang telah memperoleh kartu tani sebelumnya namun kartu tidak aktif sehingga tidak dapat digunakan untuk transaksi pembelian pupuk bersubsidi.
Dalam hal ini penyuluh pertanian aktif membantu petugas BRI dengan membantu petani dalam pengsisian data pada apliaksi pembukaan Rekening BRI sehingga proses distribusi kartu tani berjalan lancar. Guna mengantisispasi kartu tani dinonkatifkan maka petani dihiumbau untuk mengisis saldo rekening terlebih dahulu sebelum melakukan pembelian pupuk bersubsidi. Diharapkan dengan distribusi kartu tani ini dapat membantu petani dalam penebusan pupuk bersubsidi.
( oleh: Nusrilahturahmi, S.P Penyuluh Pertanian BPP Purwodadi)






