- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
DISTANBUN JATENG ADAKAN SOSIALISASI SERTIFIKASI PADI ORGANIK

DISTANBUN JATENG ADAKAN SOSIALISASI SERTIFIKASI PADI ORGANIK
Meningkatnya kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat dan kembali ke alam (back to nature), menyebabkan permintaan produk pertanian organik yang dikenal dengan sehat, aman, dan ramah lingkungan meningkat. Organik adalah istilah pelabelan yang menyatakan bahwa suatu produk telah diproduksi sesuai dengan standar sistem pertanian organik dan disertifikasi oleh Lembaga Sertifikasi Organik yang telah diakreditasi. Secara peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, produsen hanya boleh mencantumkan klaim organik apabila produknya sudah memiliki sertifikasi organik yang dikeluarkan oleh lembaga sertifikasi yang terakreditasi. Hal tersebut dibuktikan dengan pemakaian logo SNI Organik.
Bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bener, Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Sertifikasi Padi Organik pada Kelompok Tani Barokah Tani Desa Kedungpucang. Kegiatan ini berlangsung pada hari Senin tanggal 6 Juni 2022 pukul 10.00 – 14.00 WIB. Terdapat sepuluh peserta yang hadir mengikuti acara sosialisasi ini, terdiri dari delapan anggota kelompok tani Barokah Tani desa Kedungpucang dan dua orang penyuluh pertanian. Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan empat narasumber yaitu Bapak Ir. Bambang Supriyadi dari Distanbun Provinsi Jateng, Bapak Eko Susanto, S.P., M.M.A dan Bapak Ir. Medi Susilo dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, serta Koordinator BPP Bener Ibu Febtory Setyo Harsanti, S.P., M.M.A.
Kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Bapak Eko Susanto, S.P., M.M.A, mewakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo yang berhalangan hadir dilanjutkan mengisi materi mengenai program dan kebijakan untuk mendukung produk pertanian organik di Kabupaten Purworejo. Narasumber kedua Bapak Ir. Medi Susilo menerangkan mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP) budidaya padi organik. Materi ketiga diisi oleh Ibu Febtory Setyo Harsanti, S.P., M.M.A. menyampaikan mengenai potensi pengembangan padi organik di Kecamatan Bener. Kemudian materi terakhir mengenai paparan kegiatan pengembangan padi organik Provinsi Jawa Tengah yang disampaikan oleh Bapak Ir. Bambang Supriyadi.
Melalui kegiatan sosialisasi pelaksanaan sertifikasi padi organik ini, petani diharapkan dapat lebih semangat dan konsisten dalam menerapkan budidaya padi organik sesuai dengan SOP dan bersiap untuk menyiapkan persyaratan dokumen yang dibutuhkan dalam proses sertifikasi padi organik. Selain itu, dengan terlaksananya sertifikasi padi organik diharapkan mampu memberikan nilai tambah dan akses pasar yang lebih luas sehingga kesejahteraan petani meningkat.






