Direktur Hilirisasi dan Pimpinan Bulog Pantau Langsung Pertanian di Purworejo, Dorong Petani Tanam Padi Tiga Kali Setahun

By DINPPKP 12 Jun 2025, 15:47:11 WIB Penyuluhan
Direktur Hilirisasi dan Pimpinan Bulog Pantau Langsung Pertanian di Purworejo, Dorong Petani Tanam Padi Tiga Kali Setahun

Direktur Hilirisasi dan Pimpinan Bulog Pantau Langsung Pertanian di Purworejo, Dorong Petani Tanam Padi Tiga Kali Setahun

Direktur Hilirisasi Hasil Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian, bersama Pimpinan Wilayah Bulog hari ini melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Purworejo. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung Luas Tambah Tanam (LTT) padi di dua desa, yaitu Desa Ganggeng dan Desa Sidomulyo, Kecamatan Purworejo.

Kegiatan ini dihadiri Direktur Hilirisasi Hasil Tanaman Pangan Kementan, Pimpinan Bulog Wilayah Yogjakarta Ninik Setiowati, Pimpinan Bulog Cabang Magelang  Iksan Suradilaga, Plt Kadin Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, Kodim 0708 Purworejo, PPL dan POPT Kecamatan Purworejo, Pemerintah Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, gapoktan dan Kelompok Tani di wilayah Desa Ganggeng dan Sidomulyo.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Hilirisasi Hasil Tanaman Pangan Kementan Mulyono berdialog langsung dengan para petani. Beliau memberikan semangat dan motivasi agar petani dapat meningkatkan produktivitas dengan menanam padi tiga kali dalam satu tahun. "Dengan menanam tiga kali setahun, diharapkan pendapatan petani akan meningkat dan kesejahteraan keluarga juga ikut terangkat," ujar beliau.

Amat Sairi selaku Ketua Gapoktan Desa Ganggeng menyampaikan dari luas lahan 125 hektar, sampai saat ini sudah tertanami 100 hektar dengan rata-rata umur tanaman 0-15 HST. “Petani semangat Musim Tanam II karena ketersediaan air yang sangat melimpah sehingga membantu pengairan pada tanaman padi”.  Selain itu petani ganggeng juga menyampaikan kendala dalam budidaya padi selama ini terkait alsintan dan penanganan pasca panen padi. “Dukungan sarana dan prasarana yang kami butuhkan antara lain alat panen berupa power threser dan Irpom (irigasi perpompaan) untuk membantu pengairan sehingga semua sawah dapat tercukupi kebutuhan airnya sampai panen”, tambahnya.

Selain itu, Pimpinan Bulog Wilayah Yogyakarta Ninik Setiowati juga turut serta mensosialisasikan dan mengajak petani untuk memanfaatkan program serap gabah Bulog. Program ini menawarkan jaminan harga bagi gabah petani, sehingga mereka tidak perlu khawatir harga anjlok saat panen raya. "Bulog siap menyerap hasil panen petani dengan harga yang menguntungkan. Ini adalah wujud komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan membantu petani," terang Pimpinan Wilayah Bulog.

Ketua Gapoktan Desa Sidomulyo, Lepasno menyampaikan kendala yang dihadapi adalah serangan hawar daun yang menyerang tanaman padi Musim Tanam II ini. “Banyak tanaman padi yang daunnya kuning dan agak mengering, tetapi sudah dilakukan pengendalian menggunakan fungisida secara bijaksana sehingga tidak menyebar ke tanaman yang lainnya”, tandasnya. Untuk luas tanaman padi Musim Tanam II di Desa Sidomulyo mencapai 5 hektar dan ada 55 hektar swah yang lainnya perkiraan tutup tanam awal Juli 2025.

Kunjungan monitoring ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi petani di Purworejo, memicu semangat mereka untuk terus berproduksi, dan memastikan hasil panen dapat terserap dengan baik melalui Bulog, demi terwujudnya kesejahteraan petani yang berkelanjutan.

Disusun Oleh : Bakti Woro Haryanti, SP (PPL Kec Purworejo)





Berita Purworejo

Counter Pengunjung