- Audit BPK Turun ke Lapangan, DKPP Purworejo Tunjukkan Transparansi Program Hibah
- Pelatihan Kader Zoonosis, Upayakan Prinsip One Health
- Evaluasi MT I Jadi Dasar, Kemiri Siap Genjot Tanam 2026
- HARGA BERAS DI PENGGILINGAN PADI PURWOREJO DEKATI HET, PASOKAN TERPANTAU STABIL
- Pembukaan Sekolah Lapang (SL) Kelapa Kelompok Tani Berkah Tani Milenial Desa Girigondo
- Penguatan Silaturahmi dan Sinergi Petani melalui Pertemuan KTNA dan Halal Bihalal Kecamatan Bener Tahun 2026 dalam Mendukung Pembangunan Pertanian Berkelanjutan
- Sekolah Lapang Kelapa 2026 Poktan Tanjung Sari, Kel Lugosobo, Kec Gebang
- SL Kelapa Kecamatan Grabag Tahun 2026 Upaya Tingkatkan Kapasitas Petani Kelapa Purworejo
- SL Kelapa Kecamatan Bagelen Tahun 2026 untuk amankan Produksi Kelapa Tetap Maksimal
- Akselerasi Sertifikasi Organik, KEP KOPRAL Purworejo Perkuat Administrasi dan Standar Budidaya
Desa Kroyo Kulon Siap Menyongsong MT I dengan melakukan pertemuan Kelompok Tani

Pertemuan MT 1 Desa Kroyo Kulon
Kelembagaan kelompok tani erat kaitannya dengan pertemuan kelompok, baik pertemuan rutin maupun pertemuan massal membahas Musim Tanam 1 yang sudah bisa dimulai, hal ini dikarenakan curah hujan yang sudah tinggi dan dirasa bisa untuk memulai menanam padi di lahan pertanian sawah.
Desa Kroyo Kulon terdiri dari dua kelompok tani yaitu Kelompok Tani Kyai Dukuh dan Kelompok Tani Sri Mulyo, serta 1 P3A. Kepemilikan traktor roda dua memiliki 4 unit dengan 3 unit kondisi baik dan bisa digunakan sedangkan 1 unit dalam kondisi rusak berat. Luas areal lahan pertanian Desa Kroyo Kulon seluas 109 Ha baik sawah maupun dataran. Kegiatan MT 1 sesuai kesepakatan dengan PUPR dengan melihat pembukaan pintu air yang dibuka pada tanggal 1 oktober 2022 kemarin dan mengalir sampai kroyo kulon kurang lebih tanggal 16 oktober 2022. Kegiatan pengolahan tanah di mulai tanggal 16 oktober 2022 hingga akhir oktober, sedangkan mulai persemaian yaitu 1 - 5 Nov 2022 dan tanam di akhir November 2022.
Dalam pertemuan ini juga dibahas mengenai pupuk bersubsidi sesuai permentan 10 Tahun 2022, mulai september 2022 pupuk yg disubsidi hanya Urea dan NPK serta untuk 9 komoditas. Untuk 9 komoditas yg di beri pupuk subsidi yaitu Padi Jagung Kedelai Cabai Bawang Merah Bawang Putih Tebu Rakyat Kopi dan Kakao. Desa Kroyo Kulon termasuk desa penghasil komoditas padi-padi-cabai. Dengan dosis pengajuan Urea utk padi yaitu 225 kg/ha, NPK 250 kg/ha, sedangkan utk komoditas cabai hanya mendapat subsidi NPK sebesar 400kg/ha. Dalam pertemuan ini dilaksanakan di Gedung Olahraga Desa Kroyo Kulon di hadiri oleh 76 anggota kelompok tani dari kelompok Kyai dukuh dan Sri Mulyo dengan biaya swadaya petani (kas kelompok). Hasil pertemuan didapat jadwal tanam, administrasi kelompok, dan pembayaran buruh harian lepas.






