- SEKOLAH LAPANG TEMBAKAU
- Jamin Aspek ASUH, Daging Sapi dari RPH Kutoarjo Kantongi Sertifikat Halal dan NKV
- KWT Mugi Rahayu Kelurahan Lugosobo Bagikan Bibit Cabai dan Terong untuk Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga
- Jaring Tangguh: Perkuat Literasi Iklim dan Ketahanan Pangan Petani Desa Krandegan
- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
Desa Kroyo Kulon Siap Menyongsong MT I dengan melakukan pertemuan Kelompok Tani

Pertemuan MT 1 Desa Kroyo Kulon
Kelembagaan kelompok tani erat kaitannya dengan pertemuan kelompok, baik pertemuan rutin maupun pertemuan massal membahas Musim Tanam 1 yang sudah bisa dimulai, hal ini dikarenakan curah hujan yang sudah tinggi dan dirasa bisa untuk memulai menanam padi di lahan pertanian sawah.
Desa Kroyo Kulon terdiri dari dua kelompok tani yaitu Kelompok Tani Kyai Dukuh dan Kelompok Tani Sri Mulyo, serta 1 P3A. Kepemilikan traktor roda dua memiliki 4 unit dengan 3 unit kondisi baik dan bisa digunakan sedangkan 1 unit dalam kondisi rusak berat. Luas areal lahan pertanian Desa Kroyo Kulon seluas 109 Ha baik sawah maupun dataran. Kegiatan MT 1 sesuai kesepakatan dengan PUPR dengan melihat pembukaan pintu air yang dibuka pada tanggal 1 oktober 2022 kemarin dan mengalir sampai kroyo kulon kurang lebih tanggal 16 oktober 2022. Kegiatan pengolahan tanah di mulai tanggal 16 oktober 2022 hingga akhir oktober, sedangkan mulai persemaian yaitu 1 - 5 Nov 2022 dan tanam di akhir November 2022.
Dalam pertemuan ini juga dibahas mengenai pupuk bersubsidi sesuai permentan 10 Tahun 2022, mulai september 2022 pupuk yg disubsidi hanya Urea dan NPK serta untuk 9 komoditas. Untuk 9 komoditas yg di beri pupuk subsidi yaitu Padi Jagung Kedelai Cabai Bawang Merah Bawang Putih Tebu Rakyat Kopi dan Kakao. Desa Kroyo Kulon termasuk desa penghasil komoditas padi-padi-cabai. Dengan dosis pengajuan Urea utk padi yaitu 225 kg/ha, NPK 250 kg/ha, sedangkan utk komoditas cabai hanya mendapat subsidi NPK sebesar 400kg/ha. Dalam pertemuan ini dilaksanakan di Gedung Olahraga Desa Kroyo Kulon di hadiri oleh 76 anggota kelompok tani dari kelompok Kyai dukuh dan Sri Mulyo dengan biaya swadaya petani (kas kelompok). Hasil pertemuan didapat jadwal tanam, administrasi kelompok, dan pembayaran buruh harian lepas.






