Cara MudahGunakan Alat Sederhana Ukur Kesuburan Tanah

By DINPPKP 04 Jan 2023, 15:38:20 WIB Penyuluhan
Cara MudahGunakan Alat Sederhana Ukur Kesuburan Tanah

Cara Mudah Menggunakan Alat Sederhana Untuk Mengetahui Kesuburan Tanah

Pertemuan SL IPDMIP Kelompok Tani Sri Rejeki Desa Sidarum Kecamatan Kutoarjo Hari Selasa, 3 Januari 2023 jam 09.00 s/d selesai di Sekretariat Kelompok Tani Sri Rejeki Desa Sidarum Kecamatan Kutoarjo. Pertemuan dihadiri oleh 30 orang yang terdiri dari koordinator PPL Kecamatan Kutoarjo, PPL Kecamatan Kutoarjo, pengurus dan anggota Kelompok Tani Sri Rejeki Desa Sidarum Kecamatan Kutoarjo. Pertemuan SL IPDMIP dengan materi Cara Mudah Menggunakan Alat Sederhana Untuk Mengetahui Kesuburan Tanah. Mengukur tingkat kesuburan tanah tidaklah mudah, perlu dilakukan uji kesuburan tanah terlebih dahulu di laboratorium dengan biaya yang tidak murah dan tidak semua petani punya akses untuk melakukan uji kesuburan tanah tersebut. 

Tanaman membutuhkan unsur hara esensial untuk menopang kehidupannya, unsur-unsur itu diantaranya Nitrogen (N), Phospor (P), Kalium (K), Karbon (C), Magnesium (Mg), Kalsium (Ca), Sulfur (S), Zink (Fe) dan unsur-unsur lainnya. Zat-zat yang diperlukan oleh tanaman tersebut merupakan larutan elektrolit (larutan penghantar listrik).Maka dari itu, dibuatlah alat sederhana untuk mengukur kesuburan tanah yang bisa digunakan oleh petani. Alat ini tergolong sangat sederhana dan mudah serta dapat meminimalisir biaya, sehingga petani lebih mudah mendeteksi kesuburan tanah mereka.

Sebuah alat sederhana yang dibuat dengan menggunakan media lampu pijar 100 watt dimana salah satu kabelnya diputus dan dihubungkan kedalam tanah untuk menguji seberapa besar kemampuan tanah untuk menghantarkan arus listrik (electrical conductivity). Alat ini kita tancapkan kedalam sampel tanah dalam wadah yang dibasahi dengan kondisi macak-macak, jika menghasilkan nyala lampu yang redup maka daya hantar listrik tanah tersebut rendah.

Sebaliknya, jika menghasilkan nyala lampu yang terang maka daya hantar listrik tanah tersebut tinggi. Daya hantar listrik yang tinggi dapat mengindikasikan kandungan kation bebas dari unsur Kalsium, Natrium, Kalium, Magnesium, Boron dll yang merupakan beberapa unsur yang dibutuhkan tanaman. Namun perlu diingat bahwa nilai daya hantar listrik yang terlalu tinggi juga dapat mengindikasikan tanah jenuh hara yang menghambat penyerapan hara oleh akar tanaman. Sehingga penggunaan alat ini disarankan hanya sebagai deteksi awal saja, serta tetap perlu diiringi oleh pengujian tanah lebih lanjut untuk mendapatkan gambaran kondisi kesuburan tanah lebih tepat. 

Sebagai catatan tambahan, alat ini tidak dianjurkan digunakan pada lahan dengan salinitas tinggi sebab nyala lampu yang terang bisa juga mengindikasikan tingginya kadar garam dalam tanah yang justru tidak baik bagi tanaman. (Pengirim : Reny Marlina Yushanita, SP PPL Kecamatan Kutoarjo)





Berita Purworejo

Counter Pengunjung