- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
Cacingan pada Kucing: Ancaman Kesehatan yang Perlu Diwaspadai

Cacingan
pada Kucing: Ancaman Kesehatan yang Perlu Diwaspadai
Cacingan
atau helminthiasis adalah salah satu masalah kesehatan yang sering menyerang
kucing. Infeksi ini disebabkan oleh berbagai jenis cacing parasit yang hidup di
dalam tubuh kucing, terutama di saluran pencernaan. Jika tidak ditangani dengan
baik, cacingan dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan yang serius,
bahkan berakibat fatal.
Jenis Cacing yang Umum
Menyerang
- Cacing gelang (Toxocara cati
dan Toxascaris leonina) - Cacing ini biasanya ditemukan pada anak
kucing dan dapat menyebar melalui feses atau dari induk ke anaknya.
- Cacing pita (Dipylidium caninum,
Taenia spp.) - Biasanya ditularkan melalui kutu yang terinfeksi.
- Cacing tambang (Ancylostoma spp.)
- Cacing ini menghisap darah kucing dan dapat menyebabkan anemia.
- Cacing cambuk (Trichuris spp.)
- Meskipun jarang, infeksi cacing cambuk dapat menyebabkan diare kronis.
Gejala Cacingan pada
Kucing
- Penurunan berat badan meskipun
nafsu makan normal
- Diare atau muntah
- Perut yang membesar (terutama pada
anak kucing)
- Bulu yang kusam dan tidak sehat
- Adanya cacing atau telur cacing di
feses atau sekitar anus
- Kelemahan dan anemia pada kasus
yang parah
Pencegahan dan
Pengobatan
- Deworming secara rutin: memberikan
obat cacing sesuai rekomendasi dokter hewan.
- Menjaga kebersihan lingkungan: membersihkan
kotak pasir dan tempat tidur kucing secara berkala.
- Mengontrol infestasi kutu: karena
beberapa jenis cacing menular melalui kutu, menjaga kebersihan kucing dari
kutu sangat penting.
- Hindari pemberian makanan mentah: makanan
mentah dapat menjadi sumber infeksi cacing.
UPT
Puskeswan memfasilitasi konsultasi, pemeriksaan kesehatan hewan, dan pengobatan
hewan yang cacingan. Pemilik kucing disarankan untuk selalu memperhatikan
kondisi kesehatan peliharaan mereka karena cacingan pada kucing dapat dicegah
dan diobati dengan penanganan yang tepat.






