- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
BPP Kecamatan Kaligesing, Selenggarakan Pelayanan Prima - Gerak cepat Merespon Keperluan Petani, Laksanakan Pendampingan Teknis ke Lahan

BPP Kecamatan Kaligesing,
Selenggarakan Pelayanan Prima - Gerak cepat Merespon Keperluan Petani,
Laksanakan Pendampingan Teknis ke Lahan
* Hanang Sarwono - Penyuluh
Pertanian
______________
Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)
Kecamatan Kaligesing menyelenggarakan pelayanan prima dalam rangka melayani
kebutuhan petani terkait informasi dan teknologi. Seperti saat hari Jumat, 7
Februari 2025 Ketua Poktan Ngudi Makmur desa Tlogoguwo hadir ke BPP hendak
berkonsultasi tentang cara mengukur pH lahannya.
1. Menyiapkan pH meter yang
bersih dan terkalibrasi
2. Mengambil sampel tanah dari
beberapa titik di lahan
3. Memasukkan sampel tanah ke
dalam wadah bersih
4. Menyaring sampel tanah dari
benda asing seperti batu, akar, atau sisa organik
5. Mengaduk sampel tanah hingga
homogen
6. Memasukkan elektroda pH meter
ke dalam sampel tanah
7. Setelah beberapa saat, lihat
di pH meter akan menunjukkan angka pH tanah.
Dalam kesempatan ini, penyuluh
juga menyampaikan bahwa jika tanah yang pH-nya terlalu asam (jika pH kurang
dari 6,5), atau terlalu basa (pH lebih dari 7,2) dapat mengganggu pertumbuhan
tanaman.
Untuk menetralkan pH tanah,
petani dapat menambahkan kapur atau belerang, atau menggunakan pupuk organik.
Cara menetralkan pH tanah asam
adalah:
- Tambahkan kapur dolomit (CaCO3)
untuk menaikkan pH tanah dalam jangka pendek.
- Gunakan pupuk organik yang
dapat menyeimbangkan pH tanah.
- Gunakan pupuk yang mengandung
unsur hara seperti N, P, dan K.
- Gunakan mikroorganisme pengurai
untuk meningkatkan kemampuan tanah dalam menguraikan bahan organik.
Adapun untuk menetralkan pH tanah
basa adalah :
- Tambahkan belerang atau sulfur
dalam bentuk bubuk.
- Gunakan pupuk organik yang
dapat menyeimbangkan pH tanah.
- Gunakan pupuk kimia ZA (Amonium
Sulfate) yang mengandung belerang dan nitrogen.
Setelah pengambilan sampel tanah,
penyuluh memberikan penjelasan detail termasuk tentang budidaya sayuran ke
petani di sekretariat poktan Ngudi Makmur, yang mana disaksikan pula oleh
Babinsa desa Tlogoguwo






