BPP Bruno Dorong Petani Kuasai Pupuk dan Pestisida Organik

By DINPPKP 06 Mar 2025, 10:12:31 WIB Penyuluhan
BPP Bruno Dorong Petani Kuasai Pupuk dan Pestisida Organik

BPP Bruno Dorong Petani Kuasai Pupuk dan Pestisida Organik 

______________

# CybersquadX BPP Bruno

# Bruno semakin menyala 

______________ 

Karanggedang, Bruno, (5/3/2025). 

Di tengah gencarnya isu ketahanan pangan nasional, BPP Bruno terus berupaya memberikan kontribusi nyata. Salah satu langkah strategisnya adalah dengan menginisiasi gerakan pertanian berkelanjutan, membekali petani dengan keterampilan membuat pupuk dan pestisida organik sendiri. 

 

Sebagai bagian dari inisiatif ini, BPP Bruno bersama Gapoktan Dwi Manunggal Karya menggelar pelatihan pembuatan Jadam Sulfur dan Jadam Wetting Agent di Klinik Organik dan PHT Swadaya, Desa Karanggedang. Pelatihan ini dihadiri oleh PPL Bruno, POPT Bruno, serta para petani seperti Pak Parimin, Pak Wagito, Pak Biman, dan Pak Yono yang dengan antusias mengikuti setiap sesi. 

 

Jadam Wetting Agent (JWA) adalah perekat ramah lingkungan yang digunakan untuk pestisida, pupuk, dan POC organik tanaman. JWA membantu pestisida dan pupuk menempel lebih lama di daun serta meningkatkan daya serap tanaman. Adapun manfaatnya: 

- Memaksimalkan kinerja pestisida dan pupuk. 

- Membantu pestisida dan pupuk menempel lebih lama di daun. 

- Mempercepat penyerapan oleh tanaman. 

- Meningkatkan efektivitas dalam membasmi hama. 

 

Sementara itu, Jadam Sulfur (JS) merupakan pestisida alami yang efektif mengendalikan hama dan penyakit tanaman. Manfaat utama JS meliputi: 

- Membasmi hama seperti kutu daun, tungau laba-laba, dan trips. 

- Mencegah penyakit daun seperti embun tepung dan karat. 

- Membunuh patogen yang menyerang tanaman. 

- Meningkatkan hasil produktivitas pertanian. 

- Selain untuk tanaman, JS juga dapat dimanfaatkan untuk perawatan kulit seperti mengatasi jerawat, ketombe, dan dermatitis seboroik. 

 

Dengan bahan yang mudah didapat dan cara pembuatan yang sederhana, metode ini menjadi solusi ekonomis sekaligus ramah lingkungan bagi para petani. 

 

Tak sekadar teori, peserta juga diberikan kesempatan langsung untuk praktik. Mulai dari mencampur bahan, mengolah larutan, hingga memahami cara aplikasi yang benar di lahan pertanian—semua dilakukan secara gotong royong, memperkuat semangat kemandirian petani. 

 

Inisiatif seperti ini menjadi kunci dalam membangun pertanian berkelanjutan. Dengan ilmu dan keterampilan baru, para petani tidak hanya semakin mandiri, tetapi juga siap menghadapi tantangan pertanian di masa depan. BPP Bruno dan Gapoktan Dwi Manunggal Karya berkomitmen untuk terus mendorong inovasi pertanian organik, demi ketahanan pangan yang lebih kuat dan berkelanjutan





Berita Purworejo

Counter Pengunjung