- Banter Melaju Disosialisasikan di Kemejing, Warga Antusias Sambut Peluang Ternak Kambing Jawa Randu
- Tindaklanjut Pengaduan Warga Mengenai Peternakan Ayam
- Gapoktan Desa Pakisarum Gelar Sosialisasi eRDKK 2027, Pastikan Petani Akses Pupuk Subsidi
- Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
- Jalan Usaha Tani (JUT) DKPP Tahun Anggaran 2026
- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
- Pemantauan Harga Bahan Pokok Penting Pasca HBKN Idul Fitri 1447H
BPP Bruno Dorong Petani Kuasai Pupuk dan Pestisida Organik

BPP Bruno Dorong Petani Kuasai
Pupuk dan Pestisida Organik
______________
# CybersquadX BPP Bruno
# Bruno semakin menyala
______________
Karanggedang, Bruno,
(5/3/2025).
Di tengah gencarnya isu ketahanan
pangan nasional, BPP Bruno terus berupaya memberikan kontribusi nyata. Salah
satu langkah strategisnya adalah dengan menginisiasi gerakan pertanian
berkelanjutan, membekali petani dengan keterampilan membuat pupuk dan pestisida
organik sendiri.
Sebagai bagian dari inisiatif
ini, BPP Bruno bersama Gapoktan Dwi Manunggal Karya menggelar pelatihan
pembuatan Jadam Sulfur dan Jadam Wetting Agent di Klinik Organik dan PHT
Swadaya, Desa Karanggedang. Pelatihan ini dihadiri oleh PPL Bruno, POPT Bruno,
serta para petani seperti Pak Parimin, Pak Wagito, Pak Biman, dan Pak Yono yang
dengan antusias mengikuti setiap sesi.
Jadam Wetting Agent (JWA) adalah
perekat ramah lingkungan yang digunakan untuk pestisida, pupuk, dan POC organik
tanaman. JWA membantu pestisida dan pupuk menempel lebih lama di daun serta
meningkatkan daya serap tanaman. Adapun manfaatnya:
- Memaksimalkan kinerja pestisida
dan pupuk.
- Membantu pestisida dan pupuk
menempel lebih lama di daun.
- Mempercepat penyerapan oleh
tanaman.
- Meningkatkan efektivitas dalam
membasmi hama.
Sementara itu, Jadam Sulfur (JS)
merupakan pestisida alami yang efektif mengendalikan hama dan penyakit tanaman.
Manfaat utama JS meliputi:
- Membasmi hama seperti kutu
daun, tungau laba-laba, dan trips.
- Mencegah penyakit daun seperti
embun tepung dan karat.
- Membunuh patogen yang menyerang
tanaman.
- Meningkatkan hasil
produktivitas pertanian.
- Selain untuk tanaman, JS juga
dapat dimanfaatkan untuk perawatan kulit seperti mengatasi jerawat, ketombe,
dan dermatitis seboroik.
Dengan bahan yang mudah didapat
dan cara pembuatan yang sederhana, metode ini menjadi solusi ekonomis sekaligus
ramah lingkungan bagi para petani.
Tak sekadar teori, peserta juga
diberikan kesempatan langsung untuk praktik. Mulai dari mencampur bahan,
mengolah larutan, hingga memahami cara aplikasi yang benar di lahan
pertanian—semua dilakukan secara gotong royong, memperkuat semangat kemandirian
petani.
Inisiatif seperti ini menjadi
kunci dalam membangun pertanian berkelanjutan. Dengan ilmu dan keterampilan
baru, para petani tidak hanya semakin mandiri, tetapi juga siap menghadapi
tantangan pertanian di masa depan. BPP Bruno dan Gapoktan Dwi Manunggal Karya
berkomitmen untuk terus mendorong inovasi pertanian organik, demi ketahanan
pangan yang lebih kuat dan berkelanjutan






