BPP Banyuurip Tampilkan Produk Unggulan KWT dan KEP dalam Purworejo Investment and Business Forum 2025

Breaking News
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
BPP Banyuurip Tampilkan Produk Unggulan KWT dan KEP dalam Purworejo Investment and Business Forum 2025

BPP Banyuurip Tampilkan Produk Unggulan KWT dan KEP dalam Purworejo Investment and Business Forum 2025
Purworejo, 21 Mei 2025 – Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Banyuurip turut berpartisipasi dalam Purworejo Investment and Business Forum (PIBF) 2025 yang berlangsung pada 21–22 Mei di Ganeca Convention Hall. Sebagai perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, BPP Banyuurip menghadirkan berbagai produk unggulan dari Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) yang aktif di wilayah Kecamatan Banyuurip.
Forum investasi tahunan ini dibuka oleh Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti, SH, dan diikuti oleh 64 instansi/lembaga dengan total 90 stan pameran. Acara ini bertujuan untuk mempromosikan potensi investasi dan kerjasama bisnis di Kabupaten Purworejo, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Tenant BPP Banyuurip menampilkan berbagai produk hasil olahan KWT Banyuurip yang tergabung dalam Paguyuban KWT Bersinar Banyuurip, antara lain berbagai jenis sayuran segar, berbagai makanan olahan seperti keripik, telur asin, ayam panggang, minuman rosella, dan beer pletok. Produk-produk ini mencerminkan potensi pertanian lokal yang dikembangkan oleh masyarakat, khususnya oleh kelompok wanita tani di wilayah Banyuurip.
Selain itu, BPP Banyuurip juga memperkenalkan produk unggulan dari Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) Pangurip Bersatu yang aktif di wilayah tersebut, dengan produk utama berupa beras. Kecamatan Banyuurip dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi di Kabupaten Purworejo, yang berkontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan daerah.
Kehadiran BPP Banyuurip dalam forum ini menunjukkan komitmen Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo dalam mendukung pemberdayaan petani lokal dan mempromosikan produk pertanian unggulan daerah. Melalui partisipasi dalam PIBF 2025, diharapkan produk-produk KWT dan KEP Banyuurip dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan menarik minat investor untuk berinvestasi di sektor pertanian Kabupaten Purworejo.
Purworejo Investment and Business Forum merupakan ajang strategis untuk mempertemukan pelaku usaha, investor, dan pemerintah dalam rangka membahas potensi ekonomi daerah dan inisiatif strategis di berbagai sektor, termasuk pertanian, pariwisata, infrastruktur, dan industri kreatif.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, BPP Banyuurip bersama Paguyuban KWT Bersinar Banyuurip dan Kelembagaan Ekonomi Petani siap berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah melalui pengembangan produk pertanian yang berkualitas dan berdaya saing.






