- PEMBENTUKAN KELEMBAGAAN EKONOMI PETANI (KEP) KABUPATEN PURWOREJO: MENDORONG PETANI GIRIMULYO LEBIH MANDIRI, PROFESIONAL, DAN BERDAYA SAING
- DKPP PURWOREJO SOROTI HARGA GKG YANG TINGGI SAAT PANTAU STOK PANGAN DI PENGGILINGAN PADI
- Sosialisasi SIM-KESWAN: Bersama Wujudkan Ternak Sehat, Peternak Kuat!
- JAMIN KEAMANAN PANGAN, SAMPEL PANGAN SEGAR ASAL TUMBUHAN (PSAT) DARI DUA PASAR TRADISIONAL DI PURWOREJO DISISIR DAN DIUJI RAPID TEST
- Tim SUBALI SAPIRA Bergerak, Atasi Sapi Kelompok Tani yang Mengalami Kendala Reproduksi Sapi
- FFD PPHT PADI GAPOKTAN AGRO MULYO PURWOREJO SUKSES DIGELAR
- DKPP Purworejo Lakukan Verval Bantuan CPPD Bagi 50 KK Terdampak Puso di Cangkrep Lor
- DKPP PURWOREJO GANDENG FOUNDER RUMAH MOCAF INDONESIA DORONG POTENSI PEMASARAN TEPUNG MOCAF
- SHARING SESSION #2 UPT PUSKESWAN BERSAMA KTNA KECAMATAN GEBANG
- Evaluasi SL Tembakau KT Rukun Tani Gowong, Perkuat Kelembagaan dan Peran Petani
Bibit Tembakau Tiba, Petani KT Makmur Tani Sambut Antusias

Bibit Tembakau Tiba, Petani KT Makmur Tani Sambut Antusias
Desa Kambangan (19 Mei 2026) Petani tembakau yang tergabung dalam Kelompok Tani (KT) Makmur Tani, Desa Kambangan, menyambut antusias kedatangan bibit tembakau untuk kegiatan demplot Sekolah Lapang (SL). Pengiriman dilakukan dalam 2 tahap. Tahap pertama dikirim Rabu, 13 Mei 2026, sedangkan tahap kedua dikirim hari ini Rabu 19 Mei 2026.
Sebanyak 20.000 batang bibit telah terdistribusi untuk memenuhi kebutuhan lahan seluas 1 hektare. Bibit yang digunakan merupakan varietas Bendungan Ombo, salah satu varietas unggulan Kabupaten Purworejo yang dikenal memiliki kualitas baik dan produktivitas tinggi.
Salah satu anggota KT Makmur Tani, Nipan, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan bibit gratis tersebut. Menurutnya, bantuan ini mampu meringankan beban petani di tengah kondisi persemaian yang kurang optimal.
“Alhamdulillah bibit diberi gratis, kami merasa terbantu. Apalagi saat ini persemaian kami banyak yang tidak tumbuh, sehingga bisa menghemat biaya untuk beli bibit. Saya biasanya tanam 5.00 sampai 750 batang. Bisa dibayangkan berapa biaya untuk beli bibitnya,” ujar Nipan.
Ketua Kelompok Tani Makmur Tani, Nur Sodik, menyampaikan harapannya agar bantuan bibit tembakau tersebut dapat mendorong semangat petani untuk tersu menanam tembakau. Selain itu, bantuan ini juga diharapkan menjadi sarana belajar bagi petani dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan budidaya tembakau melalui kegiatan Sekolah Lapang.
“Melalui SL Tembakau ini kami berharap petani tidak hanya menerima bantuan bibit, tetapi juga mendapatkan ilmu budidaya yang benar agar hasil dan kualitas tembakau semakin meningkat,” jelas Nur Sodik.
Menurutnya, varietas Bendungan Ombo dinilai cocok dengan kondisi lahan dan iklim di desa Kambangan sehingga berpotensi menghasilkan panen yang optimal.
PPL Desa Kambangan, Hari Prabowo, S.TP., mengatakan bahwa bantuan bibit dan pendampingan Sekolah Lapang merupakan bagian dari upaya meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas tembakau rakyat di wilayah Bruno.
“Bibit unggul harus diimbangi dengan teknik budidaya yang baik. Karena itu melalui Sekolah Lapang, petani akan didampingi mulai dari penanaman, pemupukan, hingga pengendalian OPT agar hasilnya maksimal,” ungkapnya.
Para petani berharap musim tanam tahun ini berjalan lancar dan memberikan hasil memuaskan. Dengan dukungan bibit unggul serta pendampingan melalui kegiatan Sekolah Lapang, petani optimistis kualitas dan produksi tembakau di Desa Kambangan akan terus meningkat.






