BERSAMA PETANI KITA PERKIRAKAN PRODUKTIVITAS PADI MT I

By DINPPKP 04 Mar 2025, 10:53:17 WIB Penyuluhan
BERSAMA PETANI KITA PERKIRAKAN PRODUKTIVITAS PADI MT I

BERSAMA PETANI KITA PERKIRAKAN PRODUKTIVITAS PADI MT I

Pituruh (03/02/2025) - Musim tanam satu (MT I) di Kecamatan Pituruh untuk tanaman padi sudah memasuki masa panen.  Berdasarkan jadwal tanam MT I tahun 2025 panen rya diperkirakan pada pertengahan bulan Maret 2025.  BPP Pituruh melaksanakan kegiatan panen dengan melaksanakan ubinan pada hari Senin, 04 Maret 2025 di Kelompok Tani Tani Makmur II Desa Dlisenkulon. Ubinan adalah cara untuk melihat perkiraan hasil panen tanaman padi atau palawija melalui titik sampel dengan cara diukur dengan ukuran 2,5 x 2,5 m² yang kemudian hasilnya diukur dan ditimbang. Hasil inilah dapat dijadikan dasar dalam penentuan perkiraan produksi dalam 1 Ha. Tujuan dari pengambilan sampel ubinan ini adalah untuk mengetahui perkiraan hasil produktivitas tanaman.

Kegiatan ubinan yang dilaksanakan di lahan anggota poktan Tani Makmur II milik bapak Sukarman dihadiri oleh penyuluh pertanian BPP Pituruh serta anggota poktan Tani Makmur II.  Ubinan dilaksanakan di lahan dengan luas 200 ubin atau sekitar 2800 m2 dengan varietas padi yang ditanam adalah Inpari 49 yang ditanam dengan system jajar legowo 2:1 dengan jarak tanam 27cm X 27cm. Ubinan dilaksanakan dengan melakukan pengambilan dua titik sampel. Berdasarkan perhitungan titik sampel satu diperoleh jumlah 72 rumpun tanaman dengan jumlah rerata anakan produktif 20 batang. Pada sampel dua diperoleh jumlah 64 rumpun tanaman dengan jumlah rerata anakan produktif 25 batang.

Hasil ubinan titik pertama diperoleh hasil 6,140 kg sedangkan titik kedua diperoleh hasil 6,05 kg. Berdasarkan hasil ubinan, panen padi varietas Inpari 49 di lahan tersebut mendapatkan hasil rata-rata 6,095 kg sehingga didapatkan perkiraan produktivitas padi 9,75 ton/Ha GKP. Hasil ini dapat dikatakan tinggi dikarenakan hasil panen keluar 1 ton lebih untuk 100 ubin tanaman atau dalam istilah lokal sering disebut ijen. Hasil produktivitas juga dikatakan baik mengingat penuturan bapak Sukarman dalam budidayanya menggunakan pupuk organic cair buatan sendiri sehingga dapat mengurangi biaya produksi.  BPP Pituruh berharap musim tanam selanjutnya bisa memberikan pendampingan yang lebih intensif dalam budidaya tanaman padi sehingga produktivitas meningkat.

 

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung