- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
BERSAMA PETANI KITA PERKIRAKAN PRODUKTIVITAS PADI MT I

BERSAMA PETANI KITA PERKIRAKAN
PRODUKTIVITAS PADI MT I
Pituruh (03/02/2025) - Musim
tanam satu (MT I) di Kecamatan Pituruh untuk tanaman padi sudah memasuki masa
panen. Berdasarkan jadwal tanam MT I
tahun 2025 panen rya diperkirakan pada pertengahan bulan Maret 2025. BPP Pituruh melaksanakan kegiatan panen dengan
melaksanakan ubinan pada hari Senin, 04 Maret 2025 di Kelompok Tani Tani Makmur
II Desa Dlisenkulon. Ubinan adalah cara untuk melihat perkiraan hasil panen
tanaman padi atau palawija melalui titik sampel dengan cara diukur dengan
ukuran 2,5 x 2,5 m² yang kemudian hasilnya diukur dan ditimbang. Hasil inilah
dapat dijadikan dasar dalam penentuan perkiraan produksi dalam 1 Ha. Tujuan
dari pengambilan sampel ubinan ini adalah untuk mengetahui perkiraan hasil produktivitas
tanaman.
Kegiatan ubinan yang
dilaksanakan di lahan anggota poktan Tani Makmur II milik bapak Sukarman dihadiri
oleh penyuluh pertanian BPP Pituruh serta anggota poktan Tani Makmur II. Ubinan dilaksanakan di lahan dengan luas 200
ubin atau sekitar 2800 m2 dengan varietas padi yang ditanam adalah Inpari 49
yang ditanam dengan system jajar legowo 2:1 dengan jarak tanam 27cm X 27cm.
Ubinan dilaksanakan dengan melakukan pengambilan dua titik sampel. Berdasarkan
perhitungan titik sampel satu diperoleh jumlah 72 rumpun tanaman dengan jumlah
rerata anakan produktif 20 batang. Pada sampel dua diperoleh jumlah 64 rumpun
tanaman dengan jumlah rerata anakan produktif 25 batang.
Hasil ubinan titik pertama diperoleh
hasil 6,140 kg sedangkan titik kedua diperoleh hasil 6,05 kg. Berdasarkan hasil
ubinan, panen padi varietas Inpari 49 di lahan tersebut mendapatkan hasil
rata-rata 6,095 kg sehingga didapatkan perkiraan produktivitas padi 9,75 ton/Ha
GKP. Hasil ini dapat dikatakan tinggi dikarenakan hasil panen keluar 1 ton
lebih untuk 100 ubin tanaman atau dalam istilah lokal sering disebut ijen.
Hasil produktivitas juga dikatakan baik mengingat penuturan bapak Sukarman
dalam budidayanya menggunakan pupuk organic cair buatan sendiri sehingga dapat
mengurangi biaya produksi. BPP Pituruh
berharap musim tanam selanjutnya bisa memberikan pendampingan yang lebih
intensif dalam budidaya tanaman padi sehingga produktivitas meningkat.






