- Banter Melaju Disosialisasikan di Kemejing, Warga Antusias Sambut Peluang Ternak Kambing Jawa Randu
- Tindaklanjut Pengaduan Warga Mengenai Peternakan Ayam
- Gapoktan Desa Pakisarum Gelar Sosialisasi eRDKK 2027, Pastikan Petani Akses Pupuk Subsidi
- Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
- Jalan Usaha Tani (JUT) DKPP Tahun Anggaran 2026
- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
- Pemantauan Harga Bahan Pokok Penting Pasca HBKN Idul Fitri 1447H
BERSAMA PETANI KITA PERKIRAKAN PRODUKTIVITAS PADI MT I

BERSAMA PETANI KITA PERKIRAKAN
PRODUKTIVITAS PADI MT I
Pituruh (03/02/2025) - Musim
tanam satu (MT I) di Kecamatan Pituruh untuk tanaman padi sudah memasuki masa
panen. Berdasarkan jadwal tanam MT I
tahun 2025 panen rya diperkirakan pada pertengahan bulan Maret 2025. BPP Pituruh melaksanakan kegiatan panen dengan
melaksanakan ubinan pada hari Senin, 04 Maret 2025 di Kelompok Tani Tani Makmur
II Desa Dlisenkulon. Ubinan adalah cara untuk melihat perkiraan hasil panen
tanaman padi atau palawija melalui titik sampel dengan cara diukur dengan
ukuran 2,5 x 2,5 m² yang kemudian hasilnya diukur dan ditimbang. Hasil inilah
dapat dijadikan dasar dalam penentuan perkiraan produksi dalam 1 Ha. Tujuan
dari pengambilan sampel ubinan ini adalah untuk mengetahui perkiraan hasil produktivitas
tanaman.
Kegiatan ubinan yang
dilaksanakan di lahan anggota poktan Tani Makmur II milik bapak Sukarman dihadiri
oleh penyuluh pertanian BPP Pituruh serta anggota poktan Tani Makmur II. Ubinan dilaksanakan di lahan dengan luas 200
ubin atau sekitar 2800 m2 dengan varietas padi yang ditanam adalah Inpari 49
yang ditanam dengan system jajar legowo 2:1 dengan jarak tanam 27cm X 27cm.
Ubinan dilaksanakan dengan melakukan pengambilan dua titik sampel. Berdasarkan
perhitungan titik sampel satu diperoleh jumlah 72 rumpun tanaman dengan jumlah
rerata anakan produktif 20 batang. Pada sampel dua diperoleh jumlah 64 rumpun
tanaman dengan jumlah rerata anakan produktif 25 batang.
Hasil ubinan titik pertama diperoleh
hasil 6,140 kg sedangkan titik kedua diperoleh hasil 6,05 kg. Berdasarkan hasil
ubinan, panen padi varietas Inpari 49 di lahan tersebut mendapatkan hasil
rata-rata 6,095 kg sehingga didapatkan perkiraan produktivitas padi 9,75 ton/Ha
GKP. Hasil ini dapat dikatakan tinggi dikarenakan hasil panen keluar 1 ton
lebih untuk 100 ubin tanaman atau dalam istilah lokal sering disebut ijen.
Hasil produktivitas juga dikatakan baik mengingat penuturan bapak Sukarman
dalam budidayanya menggunakan pupuk organic cair buatan sendiri sehingga dapat
mengurangi biaya produksi. BPP Pituruh
berharap musim tanam selanjutnya bisa memberikan pendampingan yang lebih
intensif dalam budidaya tanaman padi sehingga produktivitas meningkat.






