Bendungan Ngasinan Beroperasi Kembali, Andalkan Pasokan Air untuk 61 Ha Lahan Pertanian di Kecamatan Bagelen

By DINPPKP 11 Des 2024, 14:39:56 WIB Penyuluhan

Bendungan Ngasinan Beroperasi Kembali, Andalkan Pasokan Air untuk 61 Ha Lahan Pertanian di Kecamatan Bagelen

  

Untuk meningkatkan pertanian di wilayah kecamatan Bagelen maka Bendungan Ngasinan direhab dan diresmikan pada Kamis, 05 Desember 2024 di daerah dusun Jolotundo desa Kemanukan kecamatan Bagelen. Dengan pembangunan badan bendungan lebar 22,8 m, kedalaman 4,5 m dan rehabilitasi saluran 120 m serta penambahan panjang saluran baru 170 m diharapkan mampu mensuplai lahan pertanian seluas 61 ha di wilayah desa Piji. Pembangunan menghabiskan anggaran 2.457.430 M dari sumber dana DAK tahun 2024.

Bendungan mempunyai peran yang utama dalam mendukung pertanian antara lain sebagai penyedia air irigasi sehingga stabilitas pasokan air irigasi bisa terjaga, selain itu dengan pengaturan debit air maka dimungkinkan untuk peningkatan luas lahan tergarap. Fungsi lain adalah sebagai pengendali banjir dengan cara mencegah kerusakan lahan dan meminimalkan erosi tanah yang dapat menurunkan kualitas lahan pertanian.

Pemeriksaan dan serah terima paket rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Ngasinan dihadiri oleh Kepala DPUPR, Pelaksana kegiatan, UPT PJI, Kecamatan Bagelen, BPP Kecamatan Bagelen, Kepala desa Kemanukan dan perangkat dari desa Piji. Dalam sambutannya, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR, Muhammad Ngadnan, ST, menyampaikan bahwa pelaksanaan pembangunan sudah bisa diselesaikan dengan baik dan diharapkan mampu meningkatkan produksi pertanian di wilayah desa Piji. Penyuluh pertanian menyambut gembira peresmian bendungan Ngasinan dan berharap untuk selanjutnya wilayah desa Piji bisa meningkat IP nya dari 100 menjadi 150. Untuk selanjutnya warga diharapkan bisa solid dalam pengelolaan dan pemeliharaan saluran sehingga efisiensi dalam pengairan bisa tercapai dan mampu meningkatkan kesejahteraan warga petani.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung