- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
- JARINGAN IRIGASI TERSIER (PITER) TA. 2026
BANTUAN SAPI 2024 DIAWASI KETAT TIM MONEV RELA BASAH-BASAHAN SEBRANGI SUNGAI

BANTUAN SAPI 2024 DIAWASI KETAT
TIM MONEV RELA BASAH-BASAHAN
SEBRANGI SUNGAI
KEMIRI
KEREN NEWS –– Demi memastikan program bantuan sapi tahun 2024
berjalan dengan baik, tim monitoring dan evaluasi (monev) dari Dinas Ketahanan
Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo menghadapi tantangan berat dengan
harus menyebrangi sungai untuk mencapai lokasi kandang milik kelompok tani Desa
Kedungpomahankulon. Perjalanan penuh rintangan ini dilakukan sebagai bentuk
komitmen pemerintah dalam mengawasi dan mengevaluasi distribusi bantuan bagi
para peternak.
Tim monev yang dipimpin langsung oleh Kabid
Sarlintan Jayadi, SP., MM melakukan pengecekan langsung terhadap sapi yang
telah diberikan kepada kelompok tani di Desa Kedungpomahankulon. Mereka harus
melewati jalan terjal dan menyebrangi sungai yang cukup deras demi memastikan
bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan dengan baik.
“Kami tidak ingin hanya sekadar menyalurkan
bantuan, tetapi juga memastikan bahwa ternak ini dikelola dengan baik dan
memberi manfaat bagi para peternak. Kendala medan yang sulit tidak menjadi
alasan bagi kami untuk mengabaikan tanggung jawab ini,” ujar Jayadi dalam
keterangannya, Kamis (13/3/2025).
Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan
pengecekan kesehatan ternak, kondisi kandang, serta wawancara dengan penerima
bantuan. Beberapa peternak menyampaikan rasa syukur atas bantuan ini dan mengaku
telah merasakan manfaat ekonomi dari pemeliharaan sapi yang diberikan.
Kepala Desa Kedungpomahankulon, Yusuf,
menyampaikan apresiasi atas keseriusan tim monev dalam memastikan keberhasilan
program ini meskipun harus menghadapi medan yang sulit. “Kami sangat berterima
kasih atas perhatian dari pemerintah kabupaten terhadap peternak di desa kami.
Bantuan sapi ini sangat membantu dalam meningkatkan perekonomian warga, dan
dengan adanya monitoring serta pendampingan yang terus dilakukan, kami optimis
program ini akan berjalan sukses,” tuturnya
Salah satu penerima bantuan, Pamuji,
mengatakan bahwa meskipun awalnya ada tantangan dalam perawatan sapi,
pendampingan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian sangat membantu. “Kami
diajari cara merawat sapi dengan benar, mulai dari pemberian pakan hingga
menjaga kesehatannya. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.
Selain melakukan monitoring, tim monev juga
memberikan penyuluhan singkat terkait manajemen pakan dan kesehatan ternak. Hal
ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan sapi dapat tumbuh dengan optimal
dan memberikan hasil yang maksimal bagi peternak.
Dengan adanya pengawasan ketat dan evaluasi
rutin, diharapkan program bantuan sapi ini dapat memberikan dampak positif bagi
peternak dan meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Purworejo. Pemerintah
daerah berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan memastikan bahwa program
bantuan berjalan sesuai harapan. ––






