Amankan Ketahanan Pangan, Serangan Hama Dikendalikan

By DINPPKP 11 Mei 2020, 10:27:07 WIB Kegiatan
Amankan Ketahanan Pangan, Serangan Hama Dikendalikan

Hama wereng batang coklat telah menyerang areal pertanian di wilayah Kabupaten Purworejo, seluas lebih dari 750 hektar pada masa tanam 2 (bulan April sampai dengan September 2020). Areal yang terserang hama tersebut, tersebar di 8 kecamatan yang meliputi Pituruh 262 Ha, Grabag 185 Ha, Purwodadi  144 Ha, Ngombol 108 Ha, Bayan 20 Ha, Kaligesing 8 Ha, Bener  3 Ha dan Kutoarjo 20 Ha, meliputi keseluruhan 32 desa. Jumlah tersebut merupakan sebagian dari total areal persawahan di Kabupaten Purworejo seluas 29.575 hektar.
Menghadapi hal tersebut, Dinas PPKP bersama kelompok tani (poktan/gapoktan), dan pemerintah desa segera berkoordinasi dalam melakukan upaya pencegahan perluasan serangan. Seperti yang telah dilakukan pada hari Minggu (10/05/2020), di Desa Kebondalem Kecamatan Kutoarjo. Upaya pencegahan berupa penyemprotan dilaksanakan secara masal oleh 25 petani, dihadiri oleh Kepala DPPKP Wasit Diono S.Sos, POPT, PPL serta perangkat desa.
Menurut Wasit  Diono, gerakan ini dilakukan setelah ditemukan populasi tinggi di persemaian diatas 200 ekor dalam 10 ayunan jaring, dan lebih dari 10 ekor per rumpun pada tanaman berumur 7-14 hari setelah tanam. “Luas serangan hama didesa ini mencapai 10 hektar, luas pengendalian yang diperbantukan seluas 7 hektar", ungkapnya. 
Dijelaskan bahwa bahan pengendali berupa pestisida berbahan aktif Buprofezin 10% dari Laboratorium Pengamat Hama Wilayah Kedu. “Bantuan ini bersifat stimulan, diharapkan petani setelah ini dapat melakukan pengendalian secara mandiri,” harapnya. 
Ia menegaskan bahwa pengendalian hama wereng batang coklat harus dilakukan secara bersama-sama. “Apabila dilakukan secara individu tidak akan efektif, karena hanya memindahkan populasi dari petak satu ke petak yang lain,” tegasnya.
Menurutnya, pengendalian hama merupakan bagian penting dalam menentukan keberhasilan produksi hasil pertanian. “Apabila produksi hasil pertanian bisa berjalan tanpa kendala, maka diharapkan mampu mengamankan ketahanan pangan di daerah,” katanya





Berita Purworejo

Counter Pengunjung