ADU WAWASAN DAN PENGETAHUAN PETANI DALAM KLOMPENCAPIR SEBAGAI PERINGATAN HUT RI KE 80 DI DESA JONO, KECAMATAN BAYAN

By DINPPKP 25 Agu 2025, 08:34:19 WIB Penyuluhan
ADU WAWASAN DAN PENGETAHUAN PETANI DALAM KLOMPENCAPIR SEBAGAI PERINGATAN HUT RI KE 80  DI DESA JONO, KECAMATAN BAYAN

ADU WAWASAN DAN PENGETAHUAN PETANI DALAM KLOMPENCAPIR SEBAGAI PERINGATAN HUT RI KE 80

DI DESA JONO, KECAMATAN BAYAN

 

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, Pemerintah Desa Jono Kecamatan Bayan menyelenggarakan kegiatan Klompencapir (Kelompok Pendengar, Pembaca, dan Pemirsa) pada hari Sabtu, tanggal 23 Agustus 2025. Acara ini dilaksanakan di kediaman ibu lurah desa Jono dengan penuh semangat kebersamaan dan dihadiri oleh kurang lebih 100 orang penonton yang berasal dari berbagai lapisan masyarakat desa.

Kegiatan Klompencapir kali ini menghadirkan suasana meriah sekaligus edukatif, karena tidak hanya menjadi ajang hiburan, namun juga sarana untuk menambah wawasan masyarakat di bidang pertanian, peternakan, hortikultura, perikanan, perkebunan, dan pemerintahan. Enam Rukun Tetangga (RT) yang ada di Desa Jono turut berpartisipasi sebagai peserta. Masing-masing RT mengirimkan 3 orang wakil terbaiknya, sehingga total terdapat 18 orang peserta yang siap menjawab pertanyaan dan menunjukkan pengetahuan mereka.

Pelaksanaan Klompencapir ini diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Jono yang menekankan pentingnya kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan juga sebagai ajang silaturahmi, menambah pengetahuan, serta mempererat rasa cinta tanah air dalam semangat peringatan HUT RI ke-80. Suasana semakin hangat ketika para peserta diperkenalkan satu per satu, diiringi tepuk tangan meriah dari penonton yang mendukung perwakilan RT masing-masing.

Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan panitia sangat bervariasi dan menantang, mulai dari bidang pertanian seperti teknik pengolahan tanah dan pemupukan, peternakan tentang pencegahan penyakit pada sapi dan kambing, hortikultura mengenai cara budidaya tanaman sayur dan buah, perikanan terkait pakan alternatif dan pengelolaan kolam lele, perkebunan mengenai pengendalian hama tanaman kelapa, hingga pemerintahan yang menyinggung tentang program pembangunan desa dan peran masyarakat dalam musyawarah desa.

Penonton terlihat antusias menyaksikan jalannya lomba. Sesekali terdengar sorakan dan tepuk tangan ketika peserta mampu menjawab pertanyaan dengan tepat dan lugas. Bahkan ada momen menghibur ketika peserta salah menjawab, namun justru mencairkan suasana dengan canda tawa yang membuat acara semakin hidup.

Selain aspek pengetahuan, kegiatan Klompencapir ini juga menjadi sarana memperkuat gotong royong dan kebersamaan antarwarga. Setiap RT berusaha memberikan dukungan penuh terhadap wakil mereka, baik dengan sorak semangat maupun membawa atribut sederhana seperti bendera kecil dan ikat kepala berwarna sesuai RT masing-masing.

Pada akhir acara, dewan juri yang terdiri dari unsur penyuluh pertanian, perangkat desa, dan tokoh masyarakat mengumumkan hasil penilaian. RT yang berhasil meraih juara pertama disambut sorak kegembiraan, namun seluruh peserta merasa bangga karena telah ikut serta memeriahkan peringatan HUT RI ke-80 dengan cara yang bermanfaat.

Kegiatan Klompencapir di Desa Jono Kecamatan Bayan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi pengetahuan, tetapi juga menjadi momentum untuk menghidupkan kembali tradisi lama yang sarat nilai edukasi dan kebersamaan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk belajar, bekerja sama, dan berkontribusi dalam pembangunan desa, sekaligus memperkuat rasa nasionalisme dalam bingkai persatuan.

 

Penyuluh Pertanian Wibi Jono

Kurniawan Setyo Nugroho, S.TP





Berita Purworejo

Counter Pengunjung