- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
750 Ha Sawah Diserang Wereng, Bupati Pimpin Gerakan Penyemprotan
NGOMBOL, Bupati Purworejo Agus Bastian, SE, MM memimpin dimulainya gerakan penyemprotan hama wereng batang coklat yang menyerang 750 hektare sawah di delapan kecamatan. Penyemprotan dimulai dari Desa Tunjungan, Kecamatan Ngombol, yang melibatkan 19 petani, Kamis (14/5).
Penyemprotan disaksikan Bupati Purworejo Agus Bastian, SE, MM dan dihadiri juga Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jateng Ir Retno Dyah Rahmawati, Kepala DINPPKP Wasit Diono, S.Sos, Kabag Humas dan Protokol Rita Purnama SSTP MM, Camat Ngombol Nurfiana, SSTP, MM.
Bupati Agus Bastian mengatakan, pengendalian hama merupakan bagian penting dalam menentukan keberhasilan produksi pertanian. Pihaknya akan terus melakukan upaya pencegahan agar hama ini tidak meluas.
“Kami berharap pengendalian hama ini dapat berlangsung sukses. Hal ini penting dilakukan agar ketahanan pangan di Kabupaten Purworejo tetap terjaga,” katanya.

Penyemprotan hama wereng batang coklat
Kepala DINPPKP Wasit Diono menerangkan, gerakan ini dilakukan setelah ditemukan populasi tinggi di persemaian di atas 200 ekor wereng coklat dalam 10 ayunan jaring, dan lebih dari 10 ekor per rumpun pada tanaman berumur 7-14 hari setelah tanam.
Bahan yang digunakan dalam pengendali berupa pestisida berbahan aktif Buprofezin 10% dari Laboratorium Pengamat Hama Wilayah Kedu. Pengendalian hama wereng batang coklat harus dilakukan secara bersama-sama
“Bantuan ini bersifat stimulan sehingga diharapkan petani setelah ini dapat melakukan pengendalian secara mandiri,” terang Wasit.
Dijelaskan, dari total 29.575 hektare areal persawahan di Kabupaten Purworejo, terdapat 750 hektar areal pertanian 32 desa di delapan Kecamatan yang terserang hama. Hama menyerang pada masa tanam 2 (April-September 2020).
Adapun areal pertanian yang diserang hama di Kecamatan Pituruh seluas 262 hektare, Grabag 185 hektare, Purwodadi 144 Ha, Ngombol 108 Ha, Bayan 20 hektare, Kaligesing 8 hektare, Bener 3 hektare dan Kutoarjo 20 hektare. (nas)






