- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
DKPP Purworejo turut sumbangserta mendukung Program Kementerian BUMN Project Management Office (PMO) Kopi Nusantara 2024
.jpg)

PMO Kopi Nusantara diinisiasi
oleh Diaspora Purworejo membuat Demplot Kopi Robusta di Desa Ngadirejo
Kecamatan Kaligesing. Program Kementerian BUMN ini ditindaklanjuti di Purworejo
dengan berbagai kolaborasi membentuk ekosistem kopi yaitu DKPP Purworejo,
Diaspora Purworejo, Perum Perhutani Kedu Selatan, PT. Pupuk Kaltim, dan Desa
Ngadirejo Kec. Kaligesing Kab. Purworejo.
Demplot awal dilakukan di lahan Perhutani seluas 2000 m2 dan
rencananya akan melebar sampai 39 Ha di Desa Ngadirejo Kec. Kaligesing. Pada
akhirnya akan meluas ke daerah lain yang berpotensi penamanan kopi. Tujuan dari
kerjasama ini adalah meningkatkan kualitas dan produktivitas kopi dengan
memanfaatkan lahan di bawah tegakan hutan Perhutani.
Penanaman awal dilakukan pada hari Jumat tanggal 8 Maret
2024 di Kawasan Wisata Joho Adventure
Park Desa Ngadirejo Kaligesing sebanyak 1000 batang bibit bantuan dari DKPP
Purworejo dan pupuk dari PT. Pupuk Kaltim. PMO Kopi Nusantara akan mendampingi
para petani dengan teknik budidaya modern, memberi kemudahan bibit dan pupuk
yang dibutuhkan, kemudahan permodalan, serta mengatasi problem pascapanen dan
pemasaran hasil.
Hadir pada kesempatan
ini Ketua Diaspora Drs. Dwi Wahyu Atmaji, MPA., Kepala DKPP Purworejo Hadi
Sadsila, SP, MM beserta tim (Kabid Prasarana dan Penyuluhan Pertanian, Kabid
Sarana dan Perlindungan Tanaman, serta PPL terkait ), Kepala
BPBD Haryono, S.Sos, MM, Perwakilan BNI, Ketua Dewan Pengawas Pusat Harjanto,
perwakilan PTP Temanggung, Muspika Kaligesing, LMDH Gunung Bayem Lestari Kades
Ngadirejo Agus Muzamil dan Pokdarwis Deswita Ngadirejo.






