UPAYAKAN PENGAMANAN MT II DI DESA SIKAMBANG PITURUH GERDAL OPT DI PESEMAIAN

By DINPPKP 24 Apr 2024, 15:45:11 WIB Penyuluhan
UPAYAKAN PENGAMANAN MT II DI DESA SIKAMBANG PITURUH  GERDAL OPT DI PESEMAIAN

UPAYAKAN PENGAMANAN MT II DI DESA SIKAMBANG PITURUH

GERDAL OPT DI PESEMAIAN

 

Tanaman padi merupakan salah satu komoditas utama yang dibudidayakan oleh petani di Desa Sikambang Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo. Padi juga merupakan komoditas unggulan yang pola tanamnya tidak pernah putus sepanjang tahun karena sebagian besar petani menggunakan pola tanam Padi-Padi-Palawija sehingga rantai ekosistem untuk organisme pengganggu tanaman bisa dikatakan tidak terputus sepanjang tahun.

Pada awal musim tanam II tahun 2024 ini petani di Desa Sikambang melaksanakan budi daya tanaman padi, dengan mayoritas jenis varietas tanaman padi yaitu ciherang. Saat ini masih masuk tahap persemaian dan akan tanam mulai tanggal 27 April 2024. Saat dilakukan pengamatan oleh petugas pengamat organisme pengganggu tanaman (POPT) Kecamatan Pituruh pada tanggal 19 April 2024 terjadi sebaran OPT pada persemaian yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman di masa vegetatif. OPT yang ditemukan dalam pengamatan adalah wereng batang cokelat (WBC) dewasa dengan jumlah melebihi ambang batas.

Mengantisipasi meluasnya serangan hama Wereng batang coklat (WBC) pada tanaman padi khususnya pada persemaian maka diadakan Gerakan pengendalian (Gerdal) yang  dilaksanakan di Area Persawahan tanaman padi milik Gapoktan Budi Utomo, Desa Sikambang. Petugas Organisme Pengganggu Tanaman (POPT)  Kecamatan Pituruh bersama Penyuluh Pertanian dan anggota Gabungan Kelompok Tani melaksanakan gerdal wereng di persemaian pada pukul 07.00 WIB, pada Hari Selasa, 23 April 2024.

Gerdal wereng yang dilakukan menggunakan pestisida bersifat kontak dengan bahan aktif BPMC. Penggunaan pestisida kontak ini dilakukan dikarenakan populasi wereng yang sudah melebihi ambang batas sehingga diharapakan langsung bisa mengendalikan populasi wereng. Gerdal rencana akan dilaksanakan selama 3 tahap untuk bisa mengendalikan wereng. Tahap 1 dan 2  menggunakan pestisida kontak dan tahap 3 akan menggunakan pestisida yang bersifat sistemik. Interval gerdal direncanakan 3-4hari tergantung dari hasil pengamatan setelah aplikasi pestisida.

Kegiatan Gerakan pengendalian ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya pencegahan OPT padi sejak dini yaitu ada areal persemaian sebelum pindah tanam. Gerakan pengendalian ini juga dilakukan untuk mencegah penyebaran yang lebih luas terutama bagi lahan yang berdekatan dengan lokasi serangan serta menyelamatkan tanaman padi yang baru terindikasi kena serangan ringan. Para petani diharapkan dapat mengawasi dan menjaga lahannya dengan serius serta segera menghubungi PPL jika mulai ada gejala serangan untuk mendapatkan pendampingan dan penanganan secara bersama-sama.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung