- Kepala Dinas DKPP Purworejo Monitoring Pembangunan Jalan Usaha Tani di Desa Jatiwangsan
- PEMBENTUKAN KELEMBAGAAN EKONOMI PETANI (KEP) KABUPATEN PURWOREJO: MENDORONG PETANI GIRIMULYO LEBIH MANDIRI, PROFESIONAL, DAN BERDAYA SAING
- DKPP PURWOREJO SOROTI HARGA GKG YANG TINGGI SAAT PANTAU STOK PANGAN DI PENGGILINGAN PADI
- Sosialisasi SIM-KESWAN: Bersama Wujudkan Ternak Sehat, Peternak Kuat!
- JAMIN KEAMANAN PANGAN, SAMPEL PANGAN SEGAR ASAL TUMBUHAN (PSAT) DARI DUA PASAR TRADISIONAL DI PURWOREJO DISISIR DAN DIUJI RAPID TEST
- Tim SUBALI SAPIRA Bergerak, Atasi Sapi Kelompok Tani yang Mengalami Kendala Reproduksi Sapi
- FFD PPHT PADI GAPOKTAN AGRO MULYO PURWOREJO SUKSES DIGELAR
- DKPP Purworejo Lakukan Verval Bantuan CPPD Bagi 50 KK Terdampak Puso di Cangkrep Lor
- DKPP PURWOREJO GANDENG FOUNDER RUMAH MOCAF INDONESIA DORONG POTENSI PEMASARAN TEPUNG MOCAF
- SHARING SESSION #2 UPT PUSKESWAN BERSAMA KTNA KECAMATAN GEBANG
Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton

Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
Gowong, 9 April 2026 — Upaya peningkatan produksi cabai rawit terus didorong melalui kegiatan kunjungan lapang yang dilaksanakan di lahan milik Kelompok Tani Rukun Tani, Desa Gowong, Kecamatan Bruno, pada Kamis (9/4/2026).
Lahan cabai rawit seluas kurang lebih 5.000 meter persegi tersebut saat ini menunjukkan performa yang cukup menjanjikan. Tanaman telah memasuki umur sekitar 184 hari setelah tanam (HST) dengan kondisi pertumbuhan yang baik dan relatif sehat.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, pemanenan telah dilakukan sebanyak 11 kali petik dengan total produksi mencapai sekitar 1,050 ton cabai rawit merah. Dengan jumlah populasi sebanyak 3.600 batang, capaian ini menjadi indikator positif terhadap potensi produksi yang masih dapat terus ditingkatkan.
Kelompok Tani menargetkan total produksi hingga akhir masa panen dapat mencapai kisaran 3,6 hingga 3,7 ton. Target tersebut dinilai realistis mengingat tanaman masih berada pada fase produktif serta didukung dengan perawatan yang intensif dan berkelanjutan.
Kunjungan lapang ini dilakukan di sela-sela kegiatan Halal Bihalal KTNA Kecamatan Bruno, yang turut dimanfaatkan sebagai momentum penguatan sinergi antara petani dan petugas pendamping di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, PPL Wibi Gowong, Musti Widyaningrum, A.Md., menyampaikan bahwa kondisi tanaman cabai rawit di lahan Kelompok Tani Rukun Tani secara umum sangat baik dan memiliki prospek hasil yang optimal. “Dengan penerapan budidaya yang tepat dan konsistensi dalam pemeliharaan, khususnya pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) serta pemupukan berimbang, kami optimistis target produksi dapat tercapai,” ungkapnya.
Sementara itu, Rijal petani cabai sekaligus koordinator budidaya cabai KT Rukun Tani, mengaku optimistis terhadap hasil panen cabai rawit musim ini. Ia menyampaikan bahwa pendampingan dari penyuluh sangat membantu dalam menjaga kondisi tanaman tetap produktif hingga akhir masa panen. “Terimaksaih kepada PPL Kecamatan Bruno yg tidak henti –hentinya mendampingi kami dalam melakukan budidaya ini, sehingga target yang kami canangkan bisa terwujud’. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi teknis terkait pemeliharaan tanaman, termasuk strategi menjaga kualitas buah serta mempertahankan produktivitas hingga akhir periode panen.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari para peserta kunjungan lapang. Diharapkan, melalui pendampingan dan monitoring yang berkelanjutan, produktivitas cabai rawit di Desa Gowong dapat terus meningkat serta berkontribusi terhadap penguatan sektor pertanian di Kecamatan Bruno.






