- SURVEY KE PETERNAKAN AYAM PETELUR
- Monitoring PPTS, Sinergi DKPP dan PPL Kec. Butuh Pastikan Pasokan Pupuk Bersubsidi Aman
- Purworejo Jadi Tuan Rumah Pembinaan Produsen Benih Hortikultura Se-Jawa Tengah
- Seleksi Perdana Hibah Domba Dimulai, DKPP Purworejo Pastikan Ternak Berkualitas Siap Disalurkan
- PEMERIKSAAN KUALITAS DAN KUANTITAS BANTUAN PANGAN BERAS PERIODE BULAN JULI-SEPTEMBER 2026 DI GUDANG BULOG BUTUH
- Kunjungi Kelompok Tani Makaryo Wonosari, Ditjen Hortikultura Bersama DKPP dan PPL Lakukan Verifikasi CPCL
- GERAKAN PANGAN MURAH KEMBALI MERIAHKAN ALUN-ALUN PURWOREJO DALAM RANGKAIAN KEGIATAN GEMAR TAHUN 2026
- Mendukung Mutu Benih Tembakau: DKPP Purworejo Bersama BPSB Jawa Tengah Lakukan Pemeriksaan Lapangan di Desa Rowobayem
- DKPP Purworejo Pastikan Kualitas Hibah Sejak Awal Melalui Seleksi Ketat Kambing Jawa Randu
- Tingkatkan Akurasi Data Hasil Panen, DKPP Purworejo Bersama PPL dan Pemdes Kesugihan Gelar Kegiatan Ubinan Padi
Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton

Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
Gowong, 9 April 2026 — Upaya peningkatan produksi cabai rawit terus didorong melalui kegiatan kunjungan lapang yang dilaksanakan di lahan milik Kelompok Tani Rukun Tani, Desa Gowong, Kecamatan Bruno, pada Kamis (9/4/2026).
Lahan cabai rawit seluas kurang lebih 5.000 meter persegi tersebut saat ini menunjukkan performa yang cukup menjanjikan. Tanaman telah memasuki umur sekitar 184 hari setelah tanam (HST) dengan kondisi pertumbuhan yang baik dan relatif sehat.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, pemanenan telah dilakukan sebanyak 11 kali petik dengan total produksi mencapai sekitar 1,050 ton cabai rawit merah. Dengan jumlah populasi sebanyak 3.600 batang, capaian ini menjadi indikator positif terhadap potensi produksi yang masih dapat terus ditingkatkan.
Kelompok Tani menargetkan total produksi hingga akhir masa panen dapat mencapai kisaran 3,6 hingga 3,7 ton. Target tersebut dinilai realistis mengingat tanaman masih berada pada fase produktif serta didukung dengan perawatan yang intensif dan berkelanjutan.
Kunjungan lapang ini dilakukan di sela-sela kegiatan Halal Bihalal KTNA Kecamatan Bruno, yang turut dimanfaatkan sebagai momentum penguatan sinergi antara petani dan petugas pendamping di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, PPL Wibi Gowong, Musti Widyaningrum, A.Md., menyampaikan bahwa kondisi tanaman cabai rawit di lahan Kelompok Tani Rukun Tani secara umum sangat baik dan memiliki prospek hasil yang optimal. “Dengan penerapan budidaya yang tepat dan konsistensi dalam pemeliharaan, khususnya pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) serta pemupukan berimbang, kami optimistis target produksi dapat tercapai,” ungkapnya.
Sementara itu, Rijal petani cabai sekaligus koordinator budidaya cabai KT Rukun Tani, mengaku optimistis terhadap hasil panen cabai rawit musim ini. Ia menyampaikan bahwa pendampingan dari penyuluh sangat membantu dalam menjaga kondisi tanaman tetap produktif hingga akhir masa panen. “Terimaksaih kepada PPL Kecamatan Bruno yg tidak henti –hentinya mendampingi kami dalam melakukan budidaya ini, sehingga target yang kami canangkan bisa terwujud’. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi teknis terkait pemeliharaan tanaman, termasuk strategi menjaga kualitas buah serta mempertahankan produktivitas hingga akhir periode panen.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari para peserta kunjungan lapang. Diharapkan, melalui pendampingan dan monitoring yang berkelanjutan, produktivitas cabai rawit di Desa Gowong dapat terus meningkat serta berkontribusi terhadap penguatan sektor pertanian di Kecamatan Bruno.






