Upaya Memenuhi Kebutuhan Daging Sapi Melalui Usaha Pembibitan Sapi Potong

By DINPPKP 15 Sep 2023, 14:21:13 WIB Penyuluhan
Upaya Memenuhi Kebutuhan Daging Sapi Melalui  Usaha Pembibitan Sapi Potong

Upaya Memenuhi Kebutuhan Daging Sapi Melalui

Usaha Pembibitan Sapi Potong

 

Daging sapi bagi masyarakat masih menjadi barang mahal. Mahalnya harga daging di pasaran berdampak pada kenaikan inflasi. Guna menekan angka inflasi, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan produksi sapi, salah satunya melalui usaha pembibitan sapi. Usaha pembibitan sapi potong adalah usaha untuk memperoleh bibit berkualitas penyediaan sapi potong yang akan digunakan sebagai sumber konsumsi masyarakat. Pengembangan usaha ini membutuhkan koordinasi dan kerjasama sinergis antara pemerintah,stakeholders terkait, dan masyarakat/peternak.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan daging sapi di Kabupaten Purworejo, Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian mengadakan Kegiatan Penyediaan Benih/Bibit Ternak dan Hijauan Pakan Ternak yang sumbernya dalam 1 (satu ) daerah Kabupaten/Kota Lain, Sub Kegiatan Pengadaan Benih/Bibit Ternak yang Sumbernya dari Daerah Kabupaten/Kota Lain Tahun Anggaran 2023. Dalam kegiatan kali ini, bibit ternak yang dibagikan ke kelompok tani adalah sapi jenis PO. Kegiatan proses seleksi ternak sapi, penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) dan droping ternak ke lokasi kelompok dilaksanakan pada 5 September 2023 berlokasi di holding ground (kandang penampungan) ternak sapi milik Bpk H. Suroto desa Winong Lor Kecamatan Gebang. Di kecamatan Bruno ada 4 (empat) kelompok tani yang mendapatkan bantuan hibah ternak sapi yaitu Kelompok Tani Berkah Tani desa Tegalsari, Kelompok Tani Argo Sari desa Kemranggen, Kelompok Tani Berkah Langgeng desa Brunosari, Kelompok Tani Ngudi Tani desa Brondong. Masing-masing kelompok tani mendapatkan 5 (lima) ekor sapi. “Harapan saya semoga usaha pembibitan sapi ini dapat berkembang sehingga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya anggota Kelompok Tani” kata Pak Diman selaku ketua kelompok Tani Argo Sari desa Kemranggen. Ada beberapa faktor yang menjadi alasan dipilihnya empat kelompok tani tersebut mendapatkan hibah ternak sapi, yaitu sumber daya alam dan sumber daya manusia yang mendukung. Sumber daya alam yang tersedia seperti hijauan pakan ternak yang tumbuh dengan subur dan tersedia dalam jumlah cukup sepanjang tahun. Dengan tersedianya pakan ternak yang cukup diharapkan tidak perlu mendatangkan hijauan pakan ternak dari daerah lain. Sumber daya manusia yang berprofesi sebagai petani dan peternak juga menjadi salah satu alasan kelompok tani tersebut dipilih untuk mendapatkan hibah ternak sapi.

Dengan adanya kegiatan usaha pembibitan sapi yang besumber dana APBD tahun 2023 ini,semoga tepat sasaran sehingga manfaat dapat dirasakan secara langsung. Manfaat yang didapat tidak semata hanya materi tapi juga dapat berupa meningkatnya skill petani/peternak dalam melakukan usaha pembibitan sapi.

 

BPP Kec. Bruno





Berita Purworejo

Counter Pengunjung