- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
UNSOED PURWOKERTO DAMPINGI KELOMPOK TANI WONOROTO GUNAKAN APLIKASI PASAR LELANG CABAI

UNSOED PURWOKERTO DAMPINGI KELOMPOK
TANI WONOROTO GUNAKAN APLIKASI PASAR LELANG CABAI
Pasar lelang cabai merupakan lembaga pemasaran yang
difokuskan untuk petani cabai sebagai sarana bertemunya penjual dan pembeli
secara langsung untuk melakukan transaksi jual beli. Harga terbentuk
secara transparan tanpa adanya kolusi antara pelaku usaha. Selain itu, pasar
lelang cabai dapat membantu petani mendapatkan harga terbaik dan dianggap
sebagai cara yang efektif untuk menjual produk karena target penjualan harus
dilaksanakan dalam waktu singkat.
Kelompok Tani Guyub Rukun Desa Wonoroto Kecamatan Ngombol
merupakan salah satu kelompok tani yang mendapatkan bantuan hibah bangunan
bangsal lelang beserta sarana prasarana pada tahun 2017. Sejak saat itu petani
sangat merasakan dampak yang sangat positif di mana harga yg diterima para
petani menjadi jauh lebih layak dan sistem penentuan harga menjadi jauh lebih
transparan karena para petani dapat mengetahui harga pasar yang terjadi
sesungguhnya. “Bangsal lelang menjadikan petani cabai dapat langsung menjual
hasil pertaniannya dan menghindari dari tengkulak, sehingga petani mendapatkan
harga yang sesuai dan menghindari pluktuasi harga”, ujar Sujarno Ketua Kelompok
Tani yang juga pengelola kegiatan lelang cabai.
Bertempat di Bangsal lelang cabai Kelompok Tani Guyub
Rukun Desa Wonoroto pada akhir Agustus 2024 dilaksanakan sosialisasi dan
praktek langsung penggunaan aplikasi Lelang Agro Bangsal Lelang Wonoroto.
Kegiatan ini dihadiri Dosen beserta mahasiswa Unsoed, PPL Kecamatan Ngombol,
Pengurus dan anggota Kelompok Tani, dan pembeli yang biasa mengikuti lelang
cabai. Tujuan kegiatan ini adalah mempraktekkan langsung cara aplikasi lelang
agro yang telah dikembangkan oleh Unsoed untuk mendukung lelang cabai yang
rutin dilaksanakan setiap hari di Wonoroto ini.
Sujarno selaku Ketua Kelompok Tani menambahkan bahwa cabai
yang disetor ke bangsal merupakan panen dari desa-desa yang ada di Kecamatan
Ngombol “Kalau dari segi manfaat bangsal pascapanen ini, karena hasil petikan
cabai berlimpah jadi bisa menampung semua cabai hasil panen”, tambah Sujarno.
Adapun cara penanganan cabai sesampai di bangsal
pascapanen yakni begitu cabai datang langsung ditimbang dan dicatat. Setelah
jumlah cabai yang akan dipasarkan atau akan dilelang sudah disepakati,
selanjutnya jumlah ketersediaan tersebut diinfokan kepada para pedagang melalui
pesan Whatsapp. (WA). Semua pedagang akan mengirimkan harga tawaran
masing-masing melalui WA, lalu hasil WA akan dibuka secara bersama-sama, untuk
selanjutnya pada jam 20.00 WIB tawaran harga tertinggi diumumkan sebagai
pemenang.
Pada kesempatan kali ini dilakukan sosialisasi penggunaan
aplikasi dengan nama “Lelang Agro Bangsal Lelang Wonoroto”. Aplikasi ini
digunakan bagi petani dan calon pembeli yang biasa melakukan transaksi di pasar
lelang untuk memantau pergerakan harga dan tonase cabai yang terkumpul.
Aplikasi ini digunakan oleh pengelola bangsal lelang untuk memantau dan merekap
transaksi penerimaan dan penjualan secara online tanpa harus melakukan rekap
manual seperti biasanya.
Woro selaku PPL Ngombol menyampaikan ke depan aplikasi ini
wajib digunakan untuk transaksi penjualan dan pembelian di pasar lelang agar
meningkatkan kesejahteraan petani cabai di Wilayah Kecamatan Ngombol.
“Keuntungan penggunaan aplikasi yaitu mudah digunakan oleh pengelola, pembeli,
petani, tidak terikat ruang dan waktu, di mana saja dapat memantau baik proses
lelang sampai penentuan pemenang serta perhitungan transaksi”, tambahnya.
DISUSUN OLEH : BAKTI WORO HARYANTI (PPL NGOMBOL)






