Ubinan Tanaman Padi di KT Rahayu Desa Jatikontal Kecamatan Purwodadi

By DINPPKP 04 Jul 2024, 11:46:21 WIB Penyuluhan
Ubinan Tanaman Padi  di KT Rahayu Desa Jatikontal Kecamatan Purwodadi

Ubinan Tanaman Padi  di KT Rahayu Desa Jatikontal Kecamatan Purwodadi

 

Ubinan adalah salah satu metode dalam dunia pertanian untuk mengetahui perkiraan dari jumlah hasil yang akan didapat pada saat panen. Ubinan dapat diterapkan pada budidaya tanaman padi dengan cara sederhana, cukup mengukur beberapa meter untuk dijadikannya tolak ukur atau perwakilan dari jumlah hasil perpetak sawah yang ingin kita ketahui hasilnya.

Pada hari Selasa tanggal 2 Juli 2024 telah dilaksanakan ubinan tanaman padi di KT Rahayu Desa Jatikontal Kecamatan Purwodadi. Kegiatan ubinan ini dihadiri oleh perwakilan pihak desa, babinsa, PPL dan kelompok tani Rahayu. Ubinan dilaksanakan di sawah milik bapak Tusiman. Ada dua varietas tanaman padi yaitu varietas M70 dan varietas IF16. 

Pola tanam di kelompok tani Rahayu yang biasa di laksanakan adalah padi-padi-palawija/hortikultura. Musim tanam kedua ini sebagian besar petani menanam dengan keterbatasan air irigasi di mana lahan di wilayah kelompok tani rahayu merupakan lahan tadah hujan. Petani dalam mengairi lahannya menggunakan pompanisasi dengan sumur air tanah dangkal ATD. Keterbatasan air irigasi tidak mematahkan semangat petani untuk budidaya padi.

Sinergitas antara penyuluh pertanian, pengamat hama, perangkat desa dan kios pupuk lengkap dalam penyediaan saprodi membuat produktifitas tanaman padi setiap musim di wilayah kelompok tani Rahayu selalu produktifitasnya tinggi. Peran pupuk dan teknis pemupukan mempunyai peranan penting dalam mendapatkan produktifitas tinggi di lahan tadah hujan. Dengan memperhatikan factor-faktor penentu dalam budidaya padi lahan tadah hujan kelompok tani Rahayu memiliki kalender musim yang sudah berjalan setiap tahunnya sehingga tidak berpengaruh atau ketergantungan dengan air irigasi.

Kegiatan ubinan merupakan salah satu puncak kegiatan kelompok tani Rahayu untuk mengetahui produktifitas lahan dalam satuan luas di Desa Jatikontal Kecamatan Purwodadi. Dengan pengukuran ubinan ini akan diketahui produksi padi setiap musimnya apakah produksinya menurun atau meningkat, sehingga petani akan memperoleh pengetahuan dan mendapatkan hasil yang lebih baik untuk menjadi acuan musim tanam berikutnya dan juga untuk bahan evaluasi untuk semua pihak .

Karena itu, evaluasi melalui pertemuan kelompok tani untuk bersama sama lebih intensif melakukan penjadwalan dan koordinasi serta kerjasama yang lebih baik terutama pada areal persawahan yang ada baik secara areal terpisah atau areal hamparan. Hal ini dapat dilakukan pada saat memasuki musim tanam selanjutnya untuk dapat memperoleh hasil produktivitas yang lebih optimal.

Ubinan dilaksanakan dengan ukuran 2,5 m x 2,5 m pada varietas M70 didapatkan hasil timbangan 5,445 kg. Setelah dikonversi didapatkan hasil produktivitas padi M70 adalah 8,71 Ton/Ha. Sedangan pada varietas IF16 didapatkan hasil timbangan 5,890 Kg. Sehingga setelah dikonversi didapatkan hasil produktivitas padi IF16 adalah 9,42 Ton/Ha.

Dengan hasil yang sangat tinggi dari ubinan kedua varietas tersebut menjadi catatan bagi kelompok tani Rahayu bahwa varietas M70 juga menunjukkan produktifitas yang baik sehingga bisa menjadi rekomendasi petani terhadap varietas tersebut untuk dikembangkan di wilayah kelompok tani Rahayu khususnya dan di hamparan lahan Desa Jatikontal pada umumnya. Juga terhadap varietas kedua yang dilakukan ubinanpun juga produktifitasnya cukup tinggi juga bisa menjadi catatan untuk pengembangan nantinya di musim tanam yang akan datang. Dengan produktifitas yang tinggi otomatis pendapatan ekonomi petani meningkat dan secara tidak langsung mendukung ketahanan pangan nasional.***

 

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung