- RAPAT KOORDINASI PERCEPATAN PELAKSANAAN PEMBANGUNAN JUT
- SURVEY KE PETERNAKAN AYAM PETELUR
- Monitoring PPTS, Sinergi DKPP dan PPL Kec. Butuh Pastikan Pasokan Pupuk Bersubsidi Aman
- Purworejo Jadi Tuan Rumah Pembinaan Produsen Benih Hortikultura Se-Jawa Tengah
- Seleksi Perdana Hibah Domba Dimulai, DKPP Purworejo Pastikan Ternak Berkualitas Siap Disalurkan
- PEMERIKSAAN KUALITAS DAN KUANTITAS BANTUAN PANGAN BERAS PERIODE BULAN JULI-SEPTEMBER 2026 DI GUDANG BULOG BUTUH
- Kunjungi Kelompok Tani Makaryo Wonosari, Ditjen Hortikultura Bersama DKPP dan PPL Lakukan Verifikasi CPCL
- GERAKAN PANGAN MURAH KEMBALI MERIAHKAN ALUN-ALUN PURWOREJO DALAM RANGKAIAN KEGIATAN GEMAR TAHUN 2026
- Mendukung Mutu Benih Tembakau: DKPP Purworejo Bersama BPSB Jawa Tengah Lakukan Pemeriksaan Lapangan di Desa Rowobayem
- DKPP Purworejo Pastikan Kualitas Hibah Sejak Awal Melalui Seleksi Ketat Kambing Jawa Randu
Ubinan SL IPDMIP Kelompok Tani Senengrejo Kelurahan Keseneng Kecamatan Purworejo

Ubinan SL IPDMIP Kelompok Tani Senengrejo Kelurahan Keseneng Kecamatan Purworejo dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 8 Mei 2020 berjalan lancar dengan dihadiri oleh perwakilan dari KJF DinPPKP Bapak Hartoyo, Koordinator BPP Purworejo Ibu Dwi Arti, SPKP, PPL Wibi Ardiyanti N, Sri Hartati, dan Muhadi. Untuk anggota kelompok hanya diwakili oleh lima orang saja mengingat kondisi pandemi saat ini. Ada dua varietas yg diubin yaitu MSP dan Logawa. Lahan sawah yg diubin merupakan demplot keg.SLPTT. Luasnya sama 80 ha. MSP menggunakan legowo 6:1 dan Logawa dengan legowo 4:1. Hasilnya untuk MSP 10 ton/ha dan untuk logawa 9,11 ton/ha. Jumlah anakan dan jumlah gabah lebih banyak Logawa,akan tetapi karena adanya serangan wereng di Logawa, hasil akhirnya lebih bagus MSP. Untuk pemupukan kedduanya hanya di pupuk NPK 25 kg. Diharapkan untuk segera olah tanah dan nyebar mengingat keterbatasan ketersediaan air di MT II besok. Dan juga agar menghindari varietas-varietas yang rentan terhadap serangan hama wereng dan walang sangit. Selain itu juga agar digalakkan kembali penanaman refugia di pematang sawah sebagai media masih alami.






