- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
- JARINGAN IRIGASI TERSIER (PITER) TA. 2026
Ubinan Poktan Prasojo Semawung hasil kerjasama dengan Petrokimia

Pada hari Selasa, 21 Maret 2023 di blok sawah Kembaran desa Semawung dilaksanakan ubinan untuk memperkirakan provitas padi musim tanam satu tahun 2022/2023. Kegiatan di laksanakan oleh PPL dari BPP Kecamatan Purworejo dan petani pelaksana KT. Prasojo Desa Semawung. Untuk pertanaman yang diubin merupakan Demplot Percontohan kerjasama antara KT. Prasojo dan Petrokimia. Proses ubinan merupakan salah satu cara memprediksi jumlah produksi padi yang masih ada di lahan melalui penentuan sampel, pengukuran dan penimbangan. Padi yang akan dilakukan kegiatan ubinan adalah padi yang sudah siap dipanen.
Untuk kegiatan kali ini diambil 3 sampel titik dari 3 petak sawah milik pak Saparjan, Pak Paino dan Pak Wiyoto. 2 sampel merupakan hasil dari demplot percontohan dengan pupuk dari Petrokimia dan satu titik merupakan kontrol atau perlakuan kebiasaan petani. Untuk sampel I diperoleh hasil 6,29 kg atau setara provitas 10,06 ton/ha GKP dan sampel II diperoleh hasil 6,18 kg atau setara dengan 9,89 ton/ha GKP. Sedangkan untuk sampel kontrol diperoleh hasil 6,07 kg atau setara 9,71 ton/Ha GKP. Dari hasil diatas dapat diperoleh hasil peningkatan produksi padi 0,16 ton/ha.
Faktor yang menentukan produksi padi antara lain varietas yang ditanam, perlakuan tanaman dan pemupukan. Untuk varietas yang ditanam adalah Sertani dan varietas Ciherang. Secara genetik Sertani memiliki anakan yang lebih sedikit dari Ciherang, namun mempunyai malai yang lebih panjang. Dengan aplikasi bahan organik yang mencukupi maka kebutuhan hara tanaman bisa dipenuhi, sehingga hasil gabah yang diperoleh juga lebih bernas apabila dibandingkan dengan yang hanya diberi aplikasi pupuk kimia.






