- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Ubinan padi varietas Inpari 32 di Butuh

Kegiatan Kamis, 10 Maret 2022.
Ubinan padi varietas Inpari 32 dengan menerapkan Budidaya Tanaman Sehat (BTS) di kelompok tani Makarti 2 Desa Langenrejo. Budidaya Tanaman Sehat (BTS) merupakan metode budidaya yang diadopsi dari salah satu prinsip Pengendalian Hama Terpadu, dimana dalam membudidayakan tanamannya memadukan semua teknologi budidaya berbasis ramah lingkungan sehingga dihasilkan tanaman yang sehat, lingkungan yang lestari dan produk yang aman konsumsi. Budidaya Tanaman Sehat dilaksanakan dengan mengoptimalkan peran seluruh komponen agroekosistem seperti musuh alami dan mikroorganisme menguntungkan yang berasosiasi dengan tanaman sehingga kesehatan tanaman, tanah, dan lingkungan akan semakin meningkat.
Hal tersebut diharapkan secara signikan akan semakin mengurangi penggunaan bahan-bahan kimia sintetis yang dapat mencemari lingkungan dan meninggalkan residu pada produk hasil pertanian. Ubinan dihadiri oleh ketua, pengurus, perangkat desa, POPT, dan PPL Kecamatan Butuh. Ubinan dilakukan saat tanaman padi masuk waktu panen, karena pemanenan padi harus dilakukan pada umur yang tepat, menggunakan alat mesin panen yang memenuhi persayaratan teknis, ekonomi, agronomis serta menerapkan sistem panen yang tepat. Ketidaktepatan dalam pemanenan padi dapat mengakibatkan kehilangan hasil serta mutu hasil rendah.
Panen yang tepat waktu dapat dilakukan dengan:
a) apabila umur tanaman padi 90 sampai 95 HST
b) 90% - 95% gabah dari malai tampak kuning
c) malai berumur 30 -35 hari setelah berbunga merata
Ubinan yang dilakukan dengan mengambil sampel ukuran 2,5 meter X 2,5 meter. Proses pemanenan yang dilakukan dengan menggunakan alat perontok threser.
Hasil ubinan padi milik Bapak Ngadino dengan hasil :
Jumlah rumpun 9 x 8
Jumlah anakan 20-23
Hasil ubinan : 5,7 kg
Jadi dikonversi produktivitas padi di Kelompok Tani Makarti 2 Desa Langenrejo adalah 9,4 ton/ha
(Satiti Haning Pangestu, PPL Butuh)






