Ubinan Padi Banpem 2025 di Tanjungrejo, Sinergi Petani dan Penyuluh Dorong Produksi

By DINPPKP 12 Feb 2026, 14:41:05 WIB Penyuluhan
Ubinan Padi Banpem 2025 di Tanjungrejo, Sinergi Petani dan Penyuluh Dorong Produksi

Ubinan Padi Banpem 2025 di Tanjungrejo, Sinergi Petani dan Penyuluh Dorong Produksi


Tanjungrejo – Kelompok Tani (KT) Ratnasari Desa Tanjungrejo, Kecamatan Ngombol, melaksanakan kegiatan ubinan padi Bantuan Pemerintah (Banpem) Tahun 2025 pada Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya evaluasi hasil panen sekaligus pengukuran produktivitas tanaman padi di lapangan. Ubinan dilakukan bersama penyuluh pertanian BPP Kecamatan Ngombol, Pemerintah Desa Tanjungrejo, serta anggota Kelompok Tani Ratnasari sebagai bentuk sinergi dalam mendukung peningkatan produksi padi.


Ubinan merupakan salah satu metode untuk memprediksi perkiraan hasil panen tanaman padi maupun palawija yang masih ada di lahan melalui pengambilan titik sampel yang mewakili kondisi pertanaman. Pengambilan ubinan dilakukan pada petak contoh berukuran 2,5 × 2,5 meter persegi dengan tahapan yang sistematis, meliputi penentuan sampel, pengukuran, hingga penimbangan hasil panen. Data hasil penimbangan tersebut digunakan sebagai dasar perhitungan estimasi produksi tanaman dalam luasan 1 hektare sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara teknis.


Pada kegiatan ini, ubinan padi dilakukan pada dua titik lahan milik Bapak Suripto dengan varietas padi Inpari 49. Hasil penimbangan menunjukkan berat gabah sebesar 7 kilogram pada titik pertama dan 5,6 kilogram pada titik kedua. Berdasarkan hasil tersebut, produktivitas tanaman padi KT Ratnasari tercatat mencapai 11,2 ton per hektare atau setara dengan 8,96 ton per hektare Gabah Kering Panen (GKP). Selain itu, hasil pengamatan agronomis menunjukkan jumlah anakan rata-rata mencapai 25 anakan per rumpun dengan jumlah rumpun sebanyak 100 rumpun pada petak ubinan.


Melalui kegiatan ubinan ini, petani memperoleh gambaran nyata mengenai potensi hasil panen yang dicapai sekaligus menjadi bahan evaluasi bersama dalam meningkatkan produktivitas pada musim tanam berikutnya. Penyuluh pertanian BPP Kecamatan Ngombol menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pendampingan kepada petani agar pemanfaatan bantuan pemerintah dapat berjalan optimal serta berkontribusi terhadap peningkatan produksi dan kesejahteraan petani di Desa Tanjungrejo.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung