- Dari Hibah Menjadi Aset Produktif, Sapi PO di Purworejo Mulai Berkembang dan Beranak
- Kepala Dinas DKPP Purworejo Monitoring Pembangunan Jalan Usaha Tani di Desa Jatiwangsan
- PEMBENTUKAN KELEMBAGAAN EKONOMI PETANI (KEP) KABUPATEN PURWOREJO: MENDORONG PETANI GIRIMULYO LEBIH MANDIRI, PROFESIONAL, DAN BERDAYA SAING
- DKPP PURWOREJO SOROTI HARGA GKG YANG TINGGI SAAT PANTAU STOK PANGAN DI PENGGILINGAN PADI
- Sosialisasi SIM-KESWAN: Bersama Wujudkan Ternak Sehat, Peternak Kuat!
- JAMIN KEAMANAN PANGAN, SAMPEL PANGAN SEGAR ASAL TUMBUHAN (PSAT) DARI DUA PASAR TRADISIONAL DI PURWOREJO DISISIR DAN DIUJI RAPID TEST
- Tim SUBALI SAPIRA Bergerak, Atasi Sapi Kelompok Tani yang Mengalami Kendala Reproduksi Sapi
- FFD PPHT PADI GAPOKTAN AGRO MULYO PURWOREJO SUKSES DIGELAR
- DKPP Purworejo Lakukan Verval Bantuan CPPD Bagi 50 KK Terdampak Puso di Cangkrep Lor
- DKPP PURWOREJO GANDENG FOUNDER RUMAH MOCAF INDONESIA DORONG POTENSI PEMASARAN TEPUNG MOCAF
Gerdal Penggerek Batang Tanaman Padi, Cegah Kerugian Petani Lebih Dalam

Kelompok Tani “Maju Jaya” Kelurahan Sindurjan, Kecamatan Purworejo melaksanakan kegiatan Gerakan Pengendalian (Gerdal) Penggerek Batang Padi (PBP) pada tanggal 8 Mei 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pengendalian organisme pengganggu tanaman setelah hasil pengamatan petugas POPT menemukan adanya serangan PBP pada tanaman padi milik petani.
Pelaksanaan gerdal dilakukan secara bersama-sama oleh anggota kelompok tani dan didampingi oleh penyuluh pertanian. Dalam pendampingannya, penyuluh memberikan arahan terkait teknik pengendalian yang tepat serta pentingnya pengamatan rutin di lahan agar serangan hama dapat ditekan sejak dini. Petani tampak antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan gerdal demi menjaga kondisi tanaman tetap sehat dan memperoleh hasil panen yang melimpah.
Selain melakukan pengendalian di lahan pertanaman padi, petani juga diimbau untuk menerapkan pengendalian secara terpadu dan serentak agar perkembangan hama tidak semakin meluas. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan produktivitas padi tetap terjaga dan hasil panen petani pada musim tanam kali ini dapat meningkat secara optimal.






