- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
Ubinan Kedelai DEGA I

APA ITU KEDELAI VARIETAS DEGA I
Kedelai Desa I adalah keturunan persilangan antara varietas Grobogan dan Malabar. Persilangan buatan dilakukan pada tahun 2009 dan selanjutnya dilakukan penggaluran tahun 2010‒2012 hingga diperoleh galur Dega 1. Karakteristik tanaman, polong, dan biji calon VUB Dega 1
Rabu, 13 Oktober 2021, PPL BPP Butuh mengikuti ubinan tanaman kedelai varietas Dega 1. Varietas ini mempunyai keunggulan potensi hasil tinggi, rata-rata hasil tinggi, umur genjah, ukuran biji besar, dan beradaptasi luas. Umur varietas ini hanya 70–73 hari, rata-rata 71 hari, bobot 100 biji berkisar 19−23 g/100 biji, rata-rata 21 g/100 biji, dan produktivitasnya berkisar 2,0–3,8 t/ha, rata-rata 2,7 t/ha, pada kondisi lahan optimal dapat mencapai lebih dari 3 t/ha.
Ubinan dilakukan di kelompok tani Tujuan Makmur 1 Desa Wironatan Kecamatan Butuh yang dihadiri oleh kepala desa, ketua gapoktan, ketua poktan, anggota, PPL, dan Babinsa. Ubinan diambil 3 titik :
1. Lahan milik Bapak Wahab dengan rincian Jumlah rumpun 7 x7, hasil ubinan sebesar 3.515 kg. Untuk provitas sebesar 19.23 kw/ha biji kering
2. Lahan milik Bapak Suyud dengan rincian Jumlah rumpun 9 x 12, hasil ubinan sebesar 3.735 kg. Untuk provitas sebesar 20.46 kw/ha biji kering
3. Lahan milik Bapak Susanto dengan rincian Jumlah rumpun 8 x 9, hasil ubinan sebesar 2.970 kg. Untuk provitas sebesar 16.25 kw/ha biji kering
Rata-rata provitas kedelai dalam bentuk biji kering adalah 18.646 kw/ha. Harga jual untuk kedelai biji kering yaitu Rp. 8000,-. Jadi hasil panen per hektar di Kelompok Tani Tujuan Makmur 1 Desa Wironatan adalah 1864,6 kg x Rp. 8000,- = Rp 14.916.800,-
(Satiti Haning Pangestu, PPL Butuh)






