- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
Ubinan Jagung Kutoarjo

Jagung (Zea mays ssp. mays) adalah salah satu tanaman pangan penghasil karbohidrat yang terpenting di dunia, selain gandum dan padi.
Jagung mengandung vitamin B1 (tiamin), vitamin B9 (asam folat), dan vitamin B12. Tiamin berfungsi membantu produksi energi (metabolisme energi), melawan depresi, menurunkan risiko gagal ginjal, membantu produksi insulin, dan memaksimalkan fungsi sistem saraf serta sistem kardiovaskular tubuh.
Jagung merupakan salah satu komoditas serealia yang mempunyai nilai ekonomis tinggi khususnya di Kabupaten Purworejo. Produksi / hasil panen tanaman jagung petani dapat diketahui melalui kegiatan pendugaan hasil yang disebut ubinan. Ubinan adalah luasan yang umumnya berbentuk empat persegi panjang atau bujur sangkar (untuk mempermudah perhitungan luas) yang dipilih untuk mewakili suatu hamparan pertanaman yang akan diduga produktivitasnya dengan cara menimbang hasil ubinan kemudian dikalikan dengan faktor pengali . Ukuran ubinan yang biasa digunakan BPS adalag 2,5 x 2,5 m2
Kegiatan ubinan jagung dilakukan pada senin, 18 April 2022 di desa Tunggorono kecamatan Kutoarjo. Kegiatan ini dilaksanakan oleh petani bersama PPL dan mitra BPS. Adapun hasil dari ubinan jagung tersebut menunjukkan angka 9, 4 ton / hektar. Hasil tersebut masuk dalam kategori baik






