TINGKATKAN SDM PETANI, DKPP PURWOREJO ADAKAN PELATIHAN PEKARANGAN PANGAN LESTARI DI KELOMPOK TANI NIAT, PEKACANGAN, BENER

By DINPPKP 23 Sep 2024, 14:07:55 WIB Penyuluhan
TINGKATKAN SDM PETANI, DKPP PURWOREJO ADAKAN PELATIHAN PEKARANGAN PANGAN LESTARI  DI KELOMPOK TANI NIAT, PEKACANGAN, BENER

TINGKATKAN SDM PETANI, DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PERTANIAN PURWOREJO ADAKAN PELATIHAN PEKARANGAN PANGAN LESTARI

DI KELOMPOK TANI NIAT DESA PEKACANGAN, BENER

 

 

   

 

Pekarangan Pangan Lestari atau disingkat P2L, merupakan kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka mendukung program pemerintah untuk penanganan daerah prioritas intervensi stunting dan penanganan prioritas daerah rentan rawan pangan atau pemantapan daerah tahan pangan. Kegiatan ini dilakukan melalui pemanfaatan lahan pekarangan, lahan tidur dan lahan kosong yang tidak produktif, sebagai penghasil pangan dalam memenuhi pangan dan gizi rumah tangga, serta berorientasi pasar untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga.

Pekarangan Pangan Lestari dilaksanakan oleh kelompok masyarakat yang secara bersama-sama mengusahakan lahan pekarangan sebagai sumber pangan secara berkelanjutan untuk meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas, dan pemanfaatan, serta pendapatan. Kelompok masyarakat tersebut bisa kelompok tani maupun kelompok wanita tani (KWT).

Tujuan dan sasaran kegiatan P2L ada dua yaitu pertama untuk meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas, dan pemanfaatan pangan rumah tangga sesuai dengan kebutuhan pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman; yang kedua  untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga melalui penyediaan pangan yang berorientasi pasar.

Di Kecamatan Bener, terdapat 4 desa yang melaksanakan kegiatan Pekarangan Pangan Lestari karena desa tersebut memiliki angka stunting yang perlu diprioritaskan dalam intervensinya. Ke empat desa tersebut adalah Desa Karangsari, Pekacangan, Sukowuwuh dan Kaliwader. Kegiatan P2L  di Desa Pekacangan dilaksanakan oleh Kelompok Tani Niat yang sudah menjalankan kegiatannya mulai bulan Agustus 2024. Adapun rangkaian kegiatan P2l, meliputi rumah benih, Demplot, pertanaman dan pasca panen. Sampai saat ini baru terlaksana kegiatan rumah benih dan Demplot.

Guna mendukung kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) anggota kelompok tani pelaksana kegiatan P2L, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo menyelenggarakan Pelatihan P2L. Pelatihan ini bertujuan memberikan manfaat dan mendukung kelancaran kegiatan P2L.

Pelatihan diadakan sebanyak 2 kali, yang pertama mengenai budidaya dan pengelolaan tanaman pekarangan, yang kedua mengenai panen dan pasca panen serta pemasaran produknya.

Pada hari Selasa tanggal 10 September 2024 dilaksanakan Pelatihan P2L yang pertama untuk Kelompok Tani Niat Desa Pekacangan. Pelatihan ini diselenggarakan di rumah Bapak Ngadirin selaku ketua kelompok tani. Hadir dalam pelatihan ini, antara lain Kepala Bidang Prasarana dan Penyuluhan Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, Tim Teknis Kabupaten, narasumber pelatihan, Koordinator BPP Bener, Penyuluh Pertanian Desa Pekacangan, Kepala Desa serta anggota kelompok tani sebagai peserta pelatihan sejumlah 25 orang.

Sebelum pelatihan dimulai, Koordinator BPP memberikan motivasi kepada peserta pelatihan untuk dapat mengikuti pelatihan dengan aktif dan partisipatif. Febtory menyampaikan bahwa “Dalam hal intervensi stunting, kelompok tani/KWT penerima kegiatan P2L untuk memenuhi tujuan P2L yang pertama, yaitu menyediakan kebutuhan pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman bagi masyarakat yang berhak menerima.”

Selanjutnya Ibu Arie Sulistyani, S.TP., M.P., selaku Kepala Bidang Prasarana dan Penyuluhan Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo memberikan arahan dan motivasi kepada anggota kelompok tani untuk melaksanakan Program P2L sesuai ketentuan pada Petunjuk Teknis. Kegiatan ini berlangsung secara berkelanjutan atau lestari untuk mendukung ketahanan pangan, penurunan stunting dan peningkatan pendapatan.

Pada kesempatan ini, materi pelatihan pertama disampaikan oleh Ibu Rubiyem, selaku praktisi dan ketua KWT Pisang Raja Desa Nglaris yang memberikan informasi tentang Budidaya Tanaman di Pekarangan serta pengalaman beliau selama melaksanakan kegiatan pemanfaatan pekarangan. Kemudian narasumber kedua, yaitu Bapak Koko Wahyudi, menyampaikan materi mengenai Hama Penyakit Tanaman Sayuran.

Anggota kelompok tani sangat antusias dalam mengikuti pelatihan. Mereka yang semula belum memahami mengenai pemanfaatan pekarangan, sekarang menjadi paham dan meningkat pengetahuannya setelah memperoleh pelatihan, semangatnya juga bertambah serta memahami maksud dan tujuan P2L.

Pada sesi terakhir, materi Dinamika Kelompok disampaikan oleh Penyuluh Wibi, Satiti Haning Pangestu. Dinamika Kelompok bertujuan meningkatkan kerja sama dalam kelompok, sehingga diharapkan semangat dan kekompakan anggota kelompok tani dapat melaksanakan kegiatan P2L sesuai dengan tujuan kegiatan, sehingga mampu mendukung program pengendalian stunting karena terwujudnya ketahanan pangan rumah tangga melalui ketersediaan pangan dan dapat meningkatkan pendapatan anggota kelompok tani.

 

 

Penyuluh Pertanian Kecamatan Bener

 

Febtory Setyo Harsanti, S.P., M.M.A.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung