- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
Sosialisasi Sistem Resi Gudang

Salah satu yang menjadi kendala dan penyebab permasalahan petani pada hampir setiap panen raya, yakni harga hasil panen yang rendah bahkan anjlok dan petani membutuhkan uang untuk menutup biaya produksi. Dan yang biasa petani lakukan adalah dengan mengandalkan pada tengkulak yang menyebabkan petani tidak mampu menentukan harga sehingga sangat merugikan petani.
Untuk mendapatkan solusi dari permasalahan tersebut, Pemkab Purworejo melalui Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Purworejo Rabu (24/11) telah dilaksanakan Sosialisasi Sistem Resi Gudang yang bertempat di Aula BPP Kecamatan Grabag. Adapun peserta sosialisasi adalah petani dari 4 Kecamatan yaitu Grabag, Butuh, Kutoarjo dan Bayan dengan jumlah peserta 50 orang.
Kendala utama belum optimalnya implementasi SRG di Kabupaten Purworejo antara lain kurangnya pemahaman tentang SRG dan manfaatnya bagi pelaku usaha/ petani. Diharapkan dengan adanya sosialisasi SRG, petani dapat melakukan tunda jual yaitu saat panen raya petani menyimpan hasil pertanian di gudang, yang kedua penjualan dilakukan pada saat harga komoditas pertanian telah tinggi serta meminimalisir penimbunan barang oleh pedagang pengumpul.






